Pembelajaran Matematika di Tengah Pandemik Covid-19

406
Oleh: Dwi Endarto, S.Pd
Oleh: Dwi Endarto, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, Dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19) pemerintah mencanangkan belajar dari rumah melalui pembelajaran daring (dalam jaringan) atau belajar jarak jauh. Pembelajaran secara daring ini dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Tentunya tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Pembelajaran secara online dari rumah benar-benar sangat dirasakan berat bagi guru atau dosen, para siswa dan mahasiswa, bahkan orang tua. Semua masyarakat dipaksa untuk bertransformasi dan beradaptasi pada kondisi pandemik ini. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk setidaknya mengurangi dampak di bidang pendidikan, yakni melalui strategi pembelajaran jarak jauh.

Dari tantangan itu, guru harus berani melangkah sebagai agen perubahan (agent of change) untuk menjadikan pembelajaran daring sebagai kesempatan mentransformasi pendidikan kita. Melihat kondisi saat ini yang tidak memungkinkan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di dalam kelas. Guru dituntut untuk senantiasa berperan aktif serta eksis, dan berkreativitas yang tinggi dengan menciptakan hal-hal yang baru dalam dunia pendidikan sesuai dengan zaman yang selalu berkembang.
Keahlian dan kepribadian yang dimiliki guru merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan berperan sekaligus menjadi batu loncatan bagi peserta didik untuk meraih keberhasilannya di masa yang akan datang. Oleh karena itu, gagasan inovasi pendidikan oleh seorang pendidik sangatlah diperlukan dan sangat bermanfaat. Dengan berbagai dukungan elemen terkait supaya tidak terjadi ketertinggalan zaman pada sektor pendidikan. Diharapkan akan berimbas pada pada elemen-elemen kehidupan yang lainnya seperti politik, ekonomi, sosial dan lain-lain.

Matematika sebagai salah satu bidang studi yang diajarkan di lembaga pendidikan formal. Merupakan salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Pelajaran matematika sendiri adalah pelajaran yang berhubungan dengan banyak konsep.

Konsep adalah ide abstrak yang dengannya kita dapat mengelompokkan objek-objek ke dalam contoh atau bukan contoh. Konsep-konsep dalam matematika memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Saling keterkaitannya antar konsep materi satu dan yang lainnya merupakan bukti akan pentingnya pemahaman konsep matematika.

Dari banyak konsep di atas, siswa belum bisa memahami suatu materi jika belum memahami materi sebelumnya atau materi prasyarat dari materi yang akan pelajari. Sebagian besar siswa kita sudah men-judge bahwa matematika itu sulit dan rumit. Pemikiran awal mereka yang men-judge matematika sulit seperti itu jelas akan memengaruhi terhadap penguasaan materi matematika. Karena sebelumnya sudah ada rasa takut terlebih lagi identik guru matematika yang terkenal dengan pesona guru galak dan tidak bisa memahami pelajaran matematika. Akhirnya mereka menjadi malas belajar matematika.

Adanya situasi seperti sekarang dengan merebaknya Covid-19, belajar harus dilaksanakan dengan daring. Hal yang perlu diperhatikan oleh guru adalah cara membuat pembelajaran yang menarik bagi siswa. Untuk itu guru dituntut untuk melakukan inovasi dalam melaksanakan pembelajaran.

Tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai konsep matematika. Menumbuhkan rasa senang dalam belajar matematika, Membuat siswa belajar nyaman dan tidak ada rasa takut dalam belajar. Sehingga kepercayaan diri siswa meningkat. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta penguasaan matematika. Yang berdampak pada peningkatan penguasaan pelajaran lain yang membutuhkan konsep matematika. Ke depannya akan sangat bermanfaat untuk kehidupan masa depan para siswa itu sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kemajuan pembelajaran ditengah pandemik Covid-19. (ips1/lis)

Guru Matematika SMA Negeri 1 Tuntang
















Tinggalkan Balasan