alexametrics

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Materi Segitiga melalui NHT

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Batasan pengertian matematika berkembang sejalan dengan perkembangan matematika. Dalam mendefinisikan matematika tidak ada satu pun definisi yang lengkap dan memuaskan. Namun demikian dengan berbagai macam definisi akan dapat memberikan gambaran yang memadai tentang matematika. Definisi yang berbeda oleh setiap ahli menunjukkan bahwa matematika bersifat abstrak, dengan kata lain objek matematika berupa benda abstrak atau pikiran.

Belajar matematika yang terputus-putus akan mengganggu terjadinya proses belajar. Ini berarti, proses belajar matematika akan terjadi dengan lancar apabila belajar dilakukan secara kontinu. Gangguan dalam proses belajar akan berakibat rendahnya prestasi belajar siswa yang merupakan masalah besar dalam dunia pandidikan.

Masalah-masalah yang mungkin muncul adalah kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika, agar kesulitan-kesulitan yang sering muncul tidak terus berlanjut, seperti kesulitan memahami materi Segitiga. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan strategi dan model pembelajaran yang tepat, pemilihan strategi, metode, pendekatan serta teknik pembelajaran merupakan suatu hal yang utama, model pembelajaran di perbaiki dan diperbarui untuk menuju kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif, melibatkan siswa dalam menciptakan suasana belajar yang baru pada setiap proses kegiatan pembelajaran yang di lakukan.

Model pembelajaran merupakan salah satu yang paling penting dan sangat di perlukan dalam perkembangan kegiatan pembelajaran di dalam kelas, untuk itu guru harus mencari solusi dalam pembelajaran, salah satunya dengan memodifikasi pembelajaran yang sudah ada, model pembalajaran yang susah ada adalah adalah NHT.

Menurut Spencer Kagen (1993), pada umumnya NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Langkah-langkah penerapan NHT: (1) Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai. (2) Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau awal. (3) Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4–5 siswa, setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama. (4) Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok. (5) Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab. Jawaban salah satu siswa yang ditunjuk oleh guru merupakan wakil jawaban dari kelompok. (6) Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman, mengarahkan, dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran. (7) Guru memberikan tes/kuis kepada siswa secara individual. (8) Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya.

Untuk mengatasi masalah yang di alami siswa kelas VII SMP Negeri 1 Karanganyar Kab Pekalongan pada materi segitiga maka di gunakan strategi NHT. Dengan mengunakan metode NHT adanya peningkatan aktivitas belajar siswa, siswa merasa lebih tertarik dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, serta siswa merasa dilibatkan sacara langsung dalam pembelajaran, sehingga siswa tidsk hanya mendapat pengetahuan secara teoritis dari guru melainkan mereka mengalami sendiri, sehingga hasil belajar matematika pada materi segitiga meningkat. (on2/ton)

Guru Matematika SMP Negeri 1 Karanganyar, Kab Pekalongan

Tinggalkan Balasan

Terbaru

PKB Demak Bagikan 1.000 Takjil untuk Masyarakat

RADARSEMARANG.ID, Demak - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Demak berbagai takjil untuk masyarakat Demak. Sasarannya, antara lain para...

Lainnya

Menarik

Populer

Taman Pierre Tendean Usung Konsep Smart Park

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Pierre Tendean bakal menjadi taman percontohan di Kota Semarang. Mengusung konsep Smart Park dengan sentuhan...