Belajar Klasisfikasi Tumbuhan Lebih Mengasyikkan dengan ES

159
Oleh : Sukapti Handayani S.Si
Oleh : Sukapti Handayani S.Si

RADARSEMARANG.ID, Tumbuhan merupakan salah satu objek yang dipelajari mata pelajaran (Mapel) IPA. Untuk memudahkan dalam pengenalan spesies tumbuhan yang sangat banyak, dibutuhkan klasifikasi tumbuhan. Carolus Linnaeus di tahun 1700 memperkenalkan taksonomi dengan 1,25 juta spesies tumbuhan dan hewan di dalamnya. Sekarang diberitakan oleh peneliti Camilo Mora dari Universitas Hawaii, jumlah spesies mencapai 8,7 juta yang terdiri atas 7,77 juta spesies hewan, 298.000 spesies tumbuhan dan 611.000 spesies jamur. Angka 8,7 juta tersebut diperoleh dari perhitungan dan analisis matematis dari spesies yang ada sekarang.

Kompetensi dasar 3.2 menglasifikasikan makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, memuat klasifikasi tumbuhan di dalamnya. Pokok bahasan klasifikasi tumbuhan mengharuskan peserta didik mengenal ciri–ciri tumbuhan, mengetahui nama lokal dan nama ilmiahnya, serta taksonnya. Mengingat banyaknya kompetensi yang harus dikuasai peserta didik pada pokok bahasan tersebut, guru menggunakan Estafet Soal (ES) untuk menciptakan suasana belajar yang mengasyikkan sehingga peserta didik terpacu memahami konsep klasifikasi tumbuhan.

Persiapan untuk pelaksanaan estafet soal meliputi pemilihan tempat, kartu soal, kartu jawaban bergambar tumbuhan aneka jenis dan kartu undian kelompok. Seminggu sebelumnya guru menginformasikan kepada peserta didik untuk mempelajari materi klasifikasi tumbuhan. Tempat yang dipilih harus mencukupi untuk 3 jalur lari estafet, diusahakan dipilih area yang jauh dari kelas lain karena dipastikan estafet soal ini berlangsung seru dan dipenuhi sorak-sorai penyemangat dari sesama peserta didik. Guru menyediakan nomor undi kelompok 1 sampai 5. Anak–anak yang mendapatkan nomor yang sama akan menjadi satu kelompok. Kartu soal berjumlah 10 untuk tiap kelompok, sedangkan kartu jawaban yang berisi gambar tumbuhan berjumlah 20. Kartu soal ditumpuk terbalik pada meja start sehingga peserta didik hanya dapat membaca soal ketika kartu dibalik. Kartu jawaban diletakkan pada kardus yang diletakkan di titik finish.

Pelaksanaan estafet soal di kelas VII SMPN 1 Weleri, dilaksanakan di lapangan bola belakang kebun sekolah, cukup jauh dari ruang–ruang kelas yang lain sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar kelas yang lain. Guru membawa sejumlah tanaman yang ada di lingkungan sekolah untuk memancing pertanyaan peserta didik, kemudian guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran. Guru membagi nomor undi untuk mengelompokkan peserta didik, kemudian tiap kelompok menentukan orang ke 1, 2, 3, 4 dan 5. Tiap anak akan membaca 2 kartu soal dan mengambil 2 kartu jawaban.

Sebelum pelaksanaan estafet soal, guru mengajak peserta didik melakukan peregangan untuk menghindari cedera yang mungkin muncul. Karena kegiatan ini melibatkan aktivitas fisik yaitu berlari sejauh 100 meter bolak-balik sebanyak 2 kali. Tiap putaran ada 3 kelompok yang terlibat, terbagi menjadi jalur lari. Ketika peluit ditiup, peserta didik nomor 1 untuk masing–masing kelompok membaca soal nomor 1, kemudian berlari ke keranjang kartu jawaban untuk menemukan jawaban yang diminta. Setelah menemukan jawaban yang dianggap benar, peserta didik kembali ke start dan peserta didik nomor 2 membaca soal kedua, dilanjutkan berlari menuju keranjang kartu jawaban. Demikian seterusnya sampai soal terakhir, sehingga tiap peserta didik mempunyai tanggung jawab 2 soal untuk dijawab. Gegap gempita tidak terhindarkan karena semangat yang luar biasa dari masing-masing anak. Dibutuhkan kecepatan dalam berlari, ketepatan dalam menentukan jawaban dan rasa percaya diri dalam estafet soal ini, tetapi kegembiraan yang muncul dalam kegiatan ini mampu menghidupkan semangat untuk belajar lebih banyak tentang klasifikasi tumbuhan.

Evaluasi jawaban untuk tiap kelompok dilaksanakan saat itu juga, sambil memberi kesempatan peserta didik untuk beristirahat sejenak sebelum estafet untuk 3 kelompok berikutnya dimulai. Hasil penilaian diumumkan setelah semua kelompok menyelesaikan tugasnya. Nilai maksimal adalah 10, nilai sesuai dengan jumlah jawaban benar. Kelompok yang mendapat nilai sempurna mendapatkan apresiasi berupa bibit tanaman untuk ditanam di rumah, agar makin mencintai tumbuh–tumbuhan dan bersemangat untuk mempelajarinya.

Kegiatan estafet soal tentang klasifikasi tumbuhan ditutup dengan menyebutkan nama-nama ilmiah dari tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah. Satu persatu peserta didik menyebutkan nama ilmiah dari tumbuhan yang ada di sekolah, Rosa sp, Jasminum sp, Ixora Paludoza dan seterusnya. Diiringi tepuk tangan meriah, materi klasifikasi tumbuhan telah tersampaikan. (ikd2/ida)

Guru SMP N 1 Weleri





Tinggalkan Balasan