alexametrics

Mudahnya Belajar Materi Perubahan Sosial Budaya dengan ATK

Baca Lainnya

KBM Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, MASIH ingat hari senin tanggal 16 Maret 2020 yang lalu, bahwa semua sekolah dari tingkat TK, SD,...

Belajar Berbagai Pekerjaan dengan Metode Project Based Learning

RADARSEMARANG.ID, KENAPA siswa ketika menerima pembelajaran sering mengantuk dan tidak menyenangkan, hal ini menjadi permasalahan banyak guru ketika melakukan...

GCR Mudahkan Supervisi di Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 berdampak pada semua bidang. Diantaranya, pada bidang pendidikan membuat model pembelajaran berubah dari tatap muka menjadi...

RADARSEMARANG.ID, Perubahan Sosial Budaya merupakan materi IPS kelas IX KD 3.2 yang memiliki makna luas dan mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, politik dan sosial. Ruang lingkup materi perubahan sosial budaya meliputi: pengertian, karakteristik, bentuk, faktor penyebab, pendorong dan penghambat perubahan sosial budaya. Luasnya makna dan ruang lingkup suatu materi menyebabkan guru terburu-buru dalam proses pembelajaran, sehingga pemahaman terhadap materi pelajaran kurang bermakna dan tidak bertahan lama dalam ingatan peserta didik. Hal ini mendorong guru menggunakan Discovery Learning, agar sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperoleh lebih bermakna dan melekat dalam diri peserta didik.

Discovery Learning menjadikan pembelajaran lebih bermakna karena melibatkan peserta didik secara aktif untuk mencari, menyelidiki dan menemukan konsep secara sistematis, kritis, dan logis. Menurut Hosnan (2014:282), Discovery Learning adalah model untuk mengembangkan cara belajar aktif dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh akan tahan lama dalam ingatan. Meskipun peserta didik didorong mencari dan menemukan sendiri konsep perubahan sosial budaya namun proses pembelajaran tidak berlangsung tanpa arahan dan petunjuk dari guru.

Guru menjadi fasilitator, membimbing dan memberi petunjuk yang tertera dalam lembar kegiatan siswa (LKS). LKS berisi petunjuk kerja yang menekankan ATK (Amati, Tulis, Katakan). Dengan demikian peserta didik dapat belajar secara terarah sekaligus aktif dan mandiri. Menurut Suprihatiningrum (2014:244), terdapat dua cara dalam Discovery Learning. Pertama, Free Discovery Learning. Kedua, Guided Discovery Learning yakni pembelajaran yang membutuhkan peran guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajarannya.

Berikut langkah Guided Discovery Learning dengan ATK yang diterapkan di kelas IXA SMP Negeri 3 Cepiring; Kegiatan Pendahuluan: salam/doa pembuka, presensi, dan tujuan pembelajaran. Kegiatan inti: 1) Stimulation (pemberian rangsangan); guru menampilkan beberapa gambar perubahan sosial budaya, peserta didik mengamati, guru mengajukan beberapa pertanyaan. 2) Problem statemen (identifikasi masalah); guru meminta peserta didik memberi jawaban sementara atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, guru membagikan LKS berisi petunjuk kerja untuk kegiatan penyelidikan, peserta didik membentuk kelompok belajar.

3) Data collection (pengumpulan data); peserta didik berkeliling desa-desa sekitar sekolah untuk mengamati langsung berbagai perubahan sosial budaya, dan melakukan wawancara dengan pelaku atau orang yang terkait dengan perubahan sosial budaya tersebut. Pada tahap ini guru memantau dan mendorong peserta didik untuk melakukan “ATK” (A=amati hal-hal yang menunjukan perubahan sosial budaya, T=tulis atau catat semua yang berkaitan perubahan sosial budaya yang diperoleh melalui pengamatan dan wawancara, K=katakan/kemukakan pendapat atau pernyataan berdasarkan data/informasi yang diperoleh)

4) Data processing (pengolahan data); peserta didik menganalisis informasi/data yang diperoleh dengan berdiskusi bersama kelompok, menulis pernyataan yang merupakan jawaban dari pertanyaan pada tahap stimulasi. 5) Verification (pembuktian) peserta didik mengecek ulang, apakah pernyataan/jawaban yang diperoleh dari hasil diskusi sama dengan jawaban sementara? Apakah jawaban sementara tersebut terbukti atau tidak.

6) Generalization (menarik kesimpulan) Peserta didik menarik kesimpulan dari hasil pembuktian sehingga diperoleh pemahaman tentang perubahan sosial budaya. Selanjutnya peserta didik menyampaikan kesimpulan di depan kelas secara bergantian. Kegiatan Penutup; menyimpulkan materi, merefleksi kegiatan pembelajaran, doa penutup. Dari hasil refleksi kegiatan pembelajaran 78 persen peserta didik menulis bahwa pembelajaran dengan Guided Discovery Learning, menyenangkan, mudah memahami materi dan menarik karena ATK. (pgn1/aro)

Guru IPS SMP Negeri 3 Cepiring, Kendal

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Tak Sepakat Omnibus Law, Uji Materi ke MK Lebih Tepat

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Aksi massa menolak Undang-Undang Omnibus Law patut diapresiasi karena itu hak warga negara. Tapi, akan lebih...

TKSK Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Warga Pesisir

RADARSEMARANG.ID, Demak - Para aktivis yang tergabung dalam Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Demak, Selasa (27/10/2020) kemarin, mendistribusikan bantuan paket sembako untuk 250...

PT Pos Patuhi Prokes Salurkan BST

RADARSEMARANG.ID, Demak - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang dilaksanakan PT Pos Indonesia Kabupaten Demak tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bantuan dari Kementerian Sosial...

Cek Suhu dan Rapid Test di 17 Rest Area

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polda Jateng memantau ketat setiap pengendara mobil yang melintasi ruas jalan tol dan masuk ke-17 rest area di wilayah Jateng. Bahkan,...

Sediakan Jaket Pelindung Diri Lengkapi Kepatuhan Prokes

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Patra Semarang Hotel & Convention membuat Jaket Pelindung Diri (JDP) untuk melengkapi protokol kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan. Hal ini untuk...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Masa Depan Pesantren

RADARSEMARANG.ID - Jika semua yang berasrama mendefinisikan dirinya sebagai pesantren, maka akan datang suatu masa di mana pesantren akan dianggap sama dengan lembaga pendidikan...

Random

Hanya Satu Pabrik yang Serap Optimal

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Harga tembakau hingga kini belum berpihak pada petani. Bahkan serapan tembakau oleh perwakilan pabrikan rokok juga masih sangat lambat. Hanya ada...

Ridwan Kamil: Karang Taruna Pastikan Warga Terdampak COVID-19 Dapat Bantuan

RADARSEMARANG.ID, Bandung - Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengajak generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Jabar bergerak menanggulangi COVID-19. Sebagai organisasi...

Belajar Matematika Jadi Lebih Mudah dengan PBL

RADARSEMARANG.ID, Siswa SMA Negeri 1 Karangrayung dalam mengikuti pelajaran matematika mempunyai kecenderungan sebagai berikut: Pertama, kemandirian siswa dalam belajar matematika juga belum nampak, banyak...

FERARI Jateng Cetak Advokat Profesional Religius

RADARSEMARANG.ID, Semarang - 30 calon Advokat yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh dan DKI Jakarta, mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang...

Status Zona Merah, Ratusan Warga di 13 RT Jalani Isolasi 

RADARSEMARANG.ID, Demak - Status Kabupaten Demak termasuk zona merah. Bahkan, warga di 13 RT di 11 desa di 7 kecamatan menjalani isolasi lingkungan terbatas....

Lainnya