Kalimat Ajaib untuk Menghafal Rumus Trigonometri

225
Oleh Sri Wahyuni, S.Pd.,M.Si.
Oleh Sri Wahyuni, S.Pd.,M.Si.

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan ilmu dasar yang mempunyai peran sangat strategis dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain sebagai ilmu dasar, melalui matematika diharapkan siswa dapat memecahkan permasalahan dalam kehidupan seharihari. Tujuan utama pembelajaran matematika (Depdiknas, 2006) adalah agar peserta didik memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah. Sumaryanto (2009) mengemukakan bahwa mata pelajaran matematika memiliki empat tujuan yaitu agar peserta didik 1) memahami konsep matematika, 2) menggunakan penalaran pola dan sifat, 3) mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, dan 4) memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan.

Banyak peserta didik yang menganggap matematika merupakan pelajaran yang sulit untuk dipahami, cenderung membosankan. Selain itu matematika merupakan pelajaran berhitung yang rumit dan terlalu banyak rumus. Hal ini mengakibatkan peserta didik kurang tertarik dengan pembelajaran matematika, sehingga minat dalam pembelajaran matematika kurang. Minat yang kurang mengakibatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran rendah. Kurang minat dan rendahnya keaktifan peserta didik menyebabkan hasil belajar peserta didik rendah.

Salah satu materi yang banyak dikeluhkan oleh peserta didik adalah materi trigonometri. Karakteristik materi trigonometri adalah banyaknya rumus-rumus dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari yang masih abstrak. Akibatnya jika peserta didik diberi masalah atau soal yang sedikit berbeda maka peserta didik akan kebingungan. Hal ini mengakibatkan rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi trigonometri.

Trigonometri merupakan salah satu materi yang jadi momok dan menakutkan, khususnya bagi peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Kendal. Alasannya juga berbeda-beda. Namun kebanyakan yang menjadi penyebabnya adalah rumus trigonometri yang banyak dan beranekaragam sehingga sulit untuk dihafalkan. Pada pembelajaran trigonometri, terdapat rumus baku yang harus dipahami dan dihafalkan oleh peserta didik.

Untuk membantu menghafalkan rumus trigonometri, guru dapat membantu menghafalkan rumus trigonometri tersebut dengan Kalimat Ajaib. Namun perlu diingat bahwa Kalimat Ajaib semacam ini hanya untuk membantu menghafal, sedangkan konsep dan penjelasan rumus tersebut harus ditanamkan terlebih dahulu ke peserta didik.

Untuk rumus perbandingan trigonometri dalam segitiga siku-siku. Guru dapat membantu peserta didik menghafalkan rumus tersebut dengan Kalimat Ajaib yaitu SinDeMi, CoSaMi, TanDeSam. Kalimat Ajaib SinDeMi mempunyai makna: Sinus adalah perbandingan sisi Depan dengan sisi Miring dalam segitiga siku-siku. CoSaMi mempunyai makna: Cosinus adalah perbandingan sisi Samping dengan sisi Miring dalam segitiga siku-siku. Sedangkan TanDeSam mempunyai makna: Tangen adalah perbandingan sisi Depan dengan sisi Samping dalam segitiga siku-siku. Tentunya Kalimat Ajaib akan diberikan setelah konsep dari rumus perbandingan trigonometri dalam segitiga siku-siku telah diberikan terlebih dahulu dan dipahami oleh peserta didik. Sehingga peserta didik akan mudah menghafalnya.

Rumus perkalian sinus dan cosinus dapat dibuat juga Kalimat Ajaibnya sehingga mempermudah menghafalkannya. 1) decoco cotaco artinya 2cos a cos b = cos(a+b) + cos(a-b), 2) decosi simisi artinya 2cos a sin b = sin(a+b) – sin(a-b), 3) desico sitaco artinya 2sin a cos b = sin(a+b) + cos(a-b), 4) desisi micomico artinya 2sin a sin b = -(cos(a+b) – cos(a-b))

Demikian juga untuk menghafalkan rumus trigonometri yang lain yaitu rumus jumlah dan selisih pada sinus dan cosinus yaitu 1)cotaco decoco, 2)simisi decosi, 3)sitaco desico, 4)micomico desisi. Guru dapat mengajak peserta didik menciptakan Kalimat Ajaib yang lain yang mudah diingat dan mudah digunakan untuk menghafalkan rumus trigonometri. Peserta didik akan bersaing menciptakan Kalimat Ajaib sehingga pembelajaran di kelas akan semakin hidup dan menyenangkan. Kalimat Ajaib yang diciptakan sendiri oleh peserta didik akan berkesan dan selalu diingat oleh peserta didik. (pgn1/zal)

Guru matematika SMAN 2 Kendal, Kabupaten Kendal





Tinggalkan Balasan