alexametrics


Orang Tua Berperan Penting dalam Keberhasilan Pendidikan Anak

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Orang tua memiliki peran yang besar dalam proses belajar anak. Apalagi, dengan kurikulum 2013 yang menuntut siswa kelas I SD untuk dapat membaca, menulis dan berhitung. Di sini, orang tua dituntut untuk memperhatikan pola belajar sang anak.

Terdapat perbedaan antara anak yang diperhatikan oleh orang tua dan yang cenderung kurang mendapat perhatian orang tuanya. Ketika masih Sekolah Dasar, anak pada dasarnya ingin ditemani oleh orang tuanya.

Hal ini harus dilihat sebagai bagian proses kedewasaan anak. Anak yang didampingi orang dewasa, akan belajar lebih baik dari pada mereka yang tidak mendapat pendampingan. Secara psikologis, perhatian orang tuanya tersebut membantu anak tidak merasa sendiri, merasa percaya diri, dan merasa diperhatikan. Perasaan nyaman dan diperhatikan itu akan menjadi awal belajar yang baik dan menumbuhkan motivasi belajar anak.

Sementara itu, anak yang kurang mendapat perhatian dan pendampingan orang tua, dapat merasa tertekan dan tidak menutup kemungkinan akhirnya membenci pendidikan. Hal itu karena, umumnya anak masih mengalami kesulitan untuk memahami suatu mata pelajaran dan membutuhkan tempat untuk bertanya.

Apalagi kurikulum 2013 menuntut anak harus sudah bisa calistung (membaca, menulis dan berhitung). Di sini, peran orang tua sangat penting. Dalam hal ini, orang tua harus bekerjasama dengan sekolah bagaimana memahami kurikulum dan memberikan pengajaran saat mendampingi anak.

Di samping itu, orang tua sebaiknya melakukan komunikasi dengan anak. Setiap pulang sekolah, orang tua bertanya pada anak mengenai kegiatannya di sekolah. Karena tidak menutup kemungkinan, anak memiliki masalah dengan teman atau pun guru, atau masalah sosial ketika di sekolah. Hal itu, bisa diketahui ketika orang tua memiliki kedekatan dengan anak.

Supaya anak cerita apa yang dialami. Komunikasi sangat penting antara ortu dan anak Meskipun anak diberikan tambahan pengajaran di lembaga bimbingan atau les, orang tua sebaiknya tidak lepas tangan. Anak tetap harus didampingi dan mendapat bimbingan dari orang tua.

Sekolah memang tidak hanya memberi pelajaran, tetapi juga memberi pendidikan dalam perilaku atau karakter anak. Waktu anak lebih banyak dihabiskan di rumah. Sehingga, perilaku sang anak lebih banyak berada di bawah didikan orang tuanya. Oleh karena itu harus ada kerjasama antara orang tua dengan guru.

Atas izin kepala sekolah guru sewaktu –waktu dapat memanggil orang tua ke sekolah jika dirasa ada hal yang harus segera disampaikan terkait perkembangan belajar anak. Selanjutnya, orang tua harus melakukan pendekatan kembali terhadap anak.

Sejauh ini, umumnya kelas I sampai kelas VI di SDN Sendang masih mendapat pantauan orang tua. Apalagi jika sudah ke jenjang lebih tinggi contohnya kelas V dan VI, anak harus lebih mendapat pantauan orang tua. Karena semakin besar jenjang pendidikan, materi lebih sulit.

Sebagai seorang guru menilai terdapat perbedaan antara anak yang mendapat pantauan dan perhatian orang tuanya dan anak yang memiliki orang tua yang sibuk bekerja. Anak yang ditemeni orang tuanya dalam proses belajar di rumah, cenderung memiliki tingkah laku yang baik dan memiliki nilai bagus dalam mata pelajaran di sekolah. Di samping itu, anak terlihat lebih percaya diri. Lain halnya dengan anak yang kurang mendapat perhatian, tingkah lakunya cenderung lebih nakal dan mencari perhatian guru dan temannya. (pkl1/ton)

Guru SDN Sendang Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer