Snowball Throwing Tingkatkan Belajar Kitab-Kitab Allah

286
Oleh : Atik Herawati, S.Ag
Oleh : Atik Herawati, S.Ag

RADARSEMARANG.ID, Iman kepada kitab-kitab Allah adalah mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitabNya kepada para nabi dan rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Ada tiga tingkatan dalam beriman kepada kitab-kitab Allah yaitu : qatmil (membaca saja), tartil (membaca dan memahami), hafidz (membaca, memahami, mengamalkan dan menghafalkan).

Dari hasil evaluasi belajar siswa kelas V SDN Pekuncen materi kitab-kitab Allah yang dirasa masih rendah. Ini adanya asumsi yang menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa di antaranya yaitu : pendekatan, model dan media yang digunakan guru kurang menarik, materi yang diajarkan guru masih terlalu abstrak bagi siswa sehingga merasa bosan. Agar hasil belajar Pendidikan Agama Islam dapat meningkat, maka perlu menggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Di antaranya adalah model pembelajaran snowball throwing dalam menyampaikan materi kitab-kitab Allah. Melalui penggunaan model pembelajaran snowball throwing siswa merasa seolah-olah sedang bermain, padahal sebenarnya mereka sedang melakukan aktifitas pembelajaran.

Menurut Saminanto (2010: 37) metode pembelajaran snowball throwing disebut juga metode pembelajaran gelundungan bola salju. Model pembelajaran ini melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari siswa lain dalam bentuk bola salju yang terbuat dari kertas dan menyampaikan pesan tersebut kepada temannya dalam satu kelompok.

Adapun kelebihan yang kita dapat dari model pembelajaran snowball throwing adalah: melatih kedisiplinan siswa, saling memberi pengetahuan, melatih siswa merumuskan pertanyaan yang bersumber pada materi yang diajarkan, dapat membangkitkan keberanian siswa dalam mengemukakan pertanyaan kepada teman lain maupun guru. Sedangkan kelemahan dari model pembelajaran snowball throwing adalah : Pengetahuan tidak luas, hanya terkuat pada pengetahuan sekitar siswa, kurang efektif digunakan untuk semua materi pelajaran.

Langkah-langkah pembelajaran yang ditempuh dalam melaksanakan model snowball throwing sebagaimana dikemukakan Suprijono (Hizbullah, 2011:10) adalah sebagai berikut: Pertama, guru menyampaikan materi yang akan disajikan. Kedua, guru membentuk kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi pembelajaran. Ketiga, masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada teman kelompoknya. Keempat, masing-masing murid diberi satu lembar kertas untuk menuliskan pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan ketua kelompok. Kelima, kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu murid ke murid lain selama kurang lebih 5 menit. Keenam, tiap murid mendapat satu bola atau satu pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian. Ketujuh, guru bersama murid memberikan kesimpulan atas materi, kemudian memberikan evaluasi sebagai bahan penilaian pemahaman murid atas materi pembelajaran.

Penerapan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan prestasi dari rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79 dengan ketuntasan belajar individual mencapai 70% meningkat menjadi 85 dengan ketuntasan belajar individual 92%. (pgn1/ton)

Guru SDN Pekuncen Kec. Pegandon Kab. Kendal





Tinggalkan Balasan