Media Gambar Efektif Tingkatkan Aktivitas Belajar IPS

252
Oleh : Asikin S.Pd
Oleh : Asikin S.Pd

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR merupakan proses perubahan dari belum mampu menjadi sudah mampu dengan jangka waktu tertentu bertujuan mengadakan perubahan di dalam diri seseorang. Mencakup perubahan tingkah laku, sikap, kebiasaan, ilmu pengetahuan, keterampilan dan sebagainya. Di dalam aktivitas belajar, peserta didik mengalami sendiri proses dari tidak tahu menjadi tahu, proses interaksi aktif dengan lingkungan yang ditunjukan dengan perubahan tingkah laku.

Media berasal dari bahasa latin yaitu medium yang secara harfiah berarti perantara. Dengan demikian, media dapat diartikan sebagai perantara pesan dari sumber ke penerima pesan (dalam proses komunikasi), media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pikiran, perasaan, dan minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
Media memiliki fungsi memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif anak didik. Serta media berguna menimbulkan kegairahan belajar, memungkinkan interaksi yang lebih antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan, memungkinkan peserta didik belajar sendiri menurut kemampuan dan minatnya.

Secara garis besar media pendidikan terbagi tiga yaitu media audio, audio visual dan media visual dua dimensi. Media visual dua dimensi ada dua macam yaitu media visual dua dimensi pada bidang transparan dan media visual dua dimensi pada bidang yang tidak transparan adalah media gambar, yang diturunkan menjadi media kartu bergambar.
Media gambar adalah termasuk media visual. Pesan yang disampaikan dituangkan dalam simbol-simbol komunikasi visual dan secara khusus gambar berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta. Media gambar yang satu saja dan monoton serta hanya dipasang di dinding kurang menarik perhatian peserta didik. Maka untuk mengantisipasi hal tersebut, media gambar dimodifikasi menjadi media kartu bergambar agar lebih jelas, menarik, dengan tema bervariasi terkait dengan kehidupan sehari-hari yang disajikan dalam kombinasi warna yang menarik dan mencolok.

Alasan utama pemakaian media gambar dalam proses belajar mengajar adalah karena media gambar mampu menarik perhatian, merangsang respon peserta didik, memperjelas konsep yang abstrak menjadi konkret mengatasi batas ruang, waktu, tempat, merangsang anak untuk menemukan arti suatu kata dan kejadian/kegiatan sehingga tujuan proses mengajar bisa tercapai. Lebih lanjut gambar merupakan alat visual yang penting dan mudah didapat, menurut guru bahwa media gambar penting sekali sebab dapat memberikan penggambaran visual yang konkret tentang masalah yang digambarkan. Gambar memungkinkan orang menangkap informasi lebih jelas daripada yang hanya disampaikan dengan kata-kata atau tulisan saja.

Sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas VIIG di SMP Negeri 1 Kandeman yang masih sukar memusatkan perhatian dan lambat merespon atau memaknai sesuatu, maka penggunaan media gambar akan menarik perhatian dalam belajar. Sehingga mereka lebih antusias dalam merespon dan menerima informasi yang disampaikan oleh gambar dan diharapkan tidak cepat bosan. Sifatnya konkret, lebih realistik dibandingkan dengan media verbal semata. Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Tidak semua benda, objek atau peristiwa dapat dibawa ke kelas. Tidak selalu, peserta didik dapat diajak ke luar untuk melihat objek langsung. Maka, gambar dapat memperjelas masalah dalam berbagai bidang, berbagai tingkat usia, sehingga dapat memecah kesalahpahaman. Selain itu, harganya terjangkau dan mudah didapat.

Penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPS materi lembaga sosial mampu meningkatkan aktivitas belajar IPS peserta didik, bahkan lebih antusiasme dalam menyelesaikan lembar kerja dari guru. Selain itu, kelas menjadi aktif, aktivitas peserta didik meningkat melalui proses diskusi dan presentasi. (pkl2/ida)

Guru IPS SMP Negeri 1 Kandeman

Tinggalkan Balasan