Integrasi Konsep Aljabar dengan Alquran

400
Oleh : Endah Sri Nugraeni, S.Pd
Oleh : Endah Sri Nugraeni, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, Aljabar merupakan konsep dasar matematika. Aljabar adalah cabang matematika yang menggunakan tanda-tanda atau huruf-huruf untuk mewakili suatu nilai dalam suatu persamaan (wikipedia).

Aljabar pertama kali dikemukakan oleh matematikawan dari persia bernama Al-Khawarizmi. Salah satu konsep aljabar yaitu operasi penjumlahan dan perkalian. Kedua operasi ini memiliki beberapa sifat salah satunya adalah sifat tertutup.
Suatu operasi dikatakan tertutup pada suatu himpunan jika hasil operasi anggota-anggota himpunan tersebut merupakan anggota himpunan itu juga. Operasi penjumlahan dan perkalian tertutup pada himpunan bilangan rasional karena jika sembarang dua bilangan rasional dikenai operasi penjumlahan dan perkalian hasilnya merupakan anggota dari himpunan bilangan rasional.
Sifat tertutup pada operasi penjumlahan dan perkalian pada bilangan rasional dapat kita kaitkan dengan hukum alam yang berlaku. Yaitu semua perbuatan (perbuatan baik dan perbuatan buruk) yang dilakukan oleh seseorang,maka akan kembali kepada dirinya sendiri sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya.

Di sini sifat tertutup kita ibaratkan dengan perbuatan kita. Penjumlahan dan perkalian sebagai macam-macam perbuatan (kebaikan atau kejahatan), dan bilangan rasional sebagai manusia. Allah berfirman dalam surah Al-Isra ‘ ayat 7. “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka ( kerugian kejahatan ) itu untuk dirimu sendiri” (QS. Al Isra : 7).

Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwa ketika kita melakukan sesuatu perbuatan, maka sama saja dengan kita melakukan perbuatan tersebut kepada diri kita sendiri.

Pada dasarnya semua perbuatan yang kita lakukan itu akan ada balasannya. Balasan tersebut sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Allah berfirman dalam surah Ar-Rahman ayat : 60. “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). Allah juga berfirman dalam surah An – Nisa ayat 123 ” Barang siapa yang mengerjakan kejahatan,niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak penolong baginya selain dari Allah”.

Sekecil apapun perbuatan yang kita lakukan Allah akan tetap memberi balasan kepada kita sebagaimana firman Allah dalam surah Al – Zalzalah ayat 7 – 8. “Maka barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat biji dzarrah, niscaya dia akan melihat balasan.“ Dari uraian di atas maka dapat di simpulkan terdapat hubungan antara sifat tertutup pada operasi bilangan rasional dengan perbuatan yang dilakukan manusia. Hal tersebut penulis ajarkan kepada peserta didik SMP Negeri 1 Cepiring untuk menambah khasanah mereka tentang integrasi konsep Aljabar dengan Alquran. (ikd1/lis)

Guru Matematika SMP Negeri 1 Cepiring





Tinggalkan Balasan