Asyiknya Bermain Flour Clay dengan Metode Demontrasi

9079
Oleh: Anik Wijayanti, S.Pd.
Oleh: Anik Wijayanti, S.Pd.

RADARSEMARANG.ID, Flour Clay adalah adonan yang berasal dari bahan tepung yang diaduk hingga kalis dan mudah dibentuk. Adonan semacam ini disebut juga dengan play dought. Kerajinan ini tidak tahan air. Bahan pembuatan kerajinan ini bisa berupa bermacam – macam jenis tepung seperti tepung terigu, tepung sagu, tepung tapioka ditambah lem fox, pewarna makanan, cat poster dan semprot clear. Peralatannya pun sangat sederhana seperti baskom, mangkok, sendok, gelas ukur, plastik dan waslap. Kerajinan tangan dari flour clay merupakan kerajinan tangan yang saat ini cukup popular .

Produk yang dihasilkan dari kerajinan ini sangat banyak, sering digunakan sebagai hiasan dirumah. Contohnya, macam – macam suvenir, aksesori, rangkaian bunga, buah – buahan, miniatur hewan, dan masih banyak lagi untuk membuat kreasi kerajinan tangan dari flour clay yang kreatif dan inovatif. Agar kegiatan belajar-mengajar pembahasan materi ini berjalan dengan lancar, seorang guru jangan hanya fokus pada materi saja dan mendominasi jalannya pembelajaran tanpa memperhatikan peserta didik, sehingga anak menjadi pasif dan tidak memahami apa yang sedang diajarkan.

Guru yang profesional selalu berupaya meningkatkan pemahaman kepada peserta didiknya terhadap materi yang akan diajarkan. Guru yang baik akan selalu memperhatikan bagaimana cara peserta didiknya pada saat kegiatan pembelajaran bisa antusias terhadap materi yang disampaikan, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal. Dalam penyampaian materi mata pelajaran prakarya aspek kerajinan bahan lunak ini seorang guru dituntut dapat memberikan metode yang tepat pada peserta didiknya agar dapat belajar secara maksimal dan menarik sehingga tidak membosankan.

Salah satu metode yang diterapkan dalam pembelajaran ini adalah metode demontrasi, yaitu metode mengajar yang efektif bagi siswa. Metode yang mempertunjukkan kepada peserta didik tentang terjadinya suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik dalam bentuk sebenarnya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar yang ahli dalam topik bahasan ( Mulyani Sumantri dalam Roetiyah 2001 : 82 ).

Menurut Suaedy (2011 ) metode demontrasi adalah suatu cara penyampaian materi dengan memperagakan suatu proses atau kegiatan. Pengertian metode demontrasi menurut Syah (2000:208 ) adalah metode mengajar dengan cara memeragakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa metode demontrasi adalah metode mengajar dengan menggunakan peragaan untuk memperjelas kepada peserta didik atau cara guru dalam mengajar dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, kejadian, urutan melakukan kegiatan yang sedang dipelajari dalam bentuk sebenarnya maupun tiruan melalui penggunaan media yang relevan dengan pokok bahasan untuk memudahkan siswa agar kreatif dalam memahami materi.

Adapun Langkah – langkah metode demontrasi yang pertama adalah guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai dan menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan. Kemudian menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Tahap yang kedua menunjuk salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan. Seluruh siswa memperhatikan dan menganalisanya secara berkelompok kemudian bersama – sama ikut mempraktikkanya sesuai kreasi dan inovasi pembuatan flour clay. Tahap yang ketiga guru membuat kesimpulan berupa evaluasi terhadap objek yang didemontrasikan, sehingga siswa SMP Negeri 2 Weleri kelas VIII dapat memahami dengan jelas , asyik dan menyenangkan. (ikd1/aro)

Guru Prakarya SMP Negeri 2 Weleri, Kabupaten Kendal
Oleh:

Tinggalkan Balasan