Olahraga untuk Pertumbuhan Tinggi Anak

162
Oleh: Musripah, S.Pd
Oleh: Musripah, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, Banyak orang tua dan guru yang memperhatikan asupan nutrisi buah hati dan anak didiknya. Berat badan dan tinggi badan pun menjadi tolok ukur untuk mengetahui seberapa baik pertumbuhan anak. Namun, perlu juga diketahui bahwa pertumbuhan anak usia sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh makanan yang ia konsumsi. Aktivitas fisik yang dilakukan juga membantu memaksimalkan perkembangannya. Jika ingin si kecil tumbuh tinggi, olahraga berikut ini bisa dicoba.

Berenang. Olahraga yang satu ini memang kerap menjadi pilihan favorit untuk mereka yang ingin menaikkan tinggi badan. Gerakan pada olahraga renang juga bisa membantu memperbaiki postur tubuh. Diawali dengan menumbuhkan keberanian pada anak, olahraga renang harus dimulai dengan pemanasan atau stretching yang cukup.

Setelah anak memiliki keberanian, bisa dimulai dengan memberikan pelatihan tendangan kaki gaya bebas atau gaya dada, dilanjutkan gerakan tangan, dan gaya-gaya renang yang lainnya secara bertahap. Terdapat 4 jenis gaya dalam olahraga berenang. Yakni renang gaya bebas, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung.

Olahraga selanjutnya adalah basket. Olahraga ini sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan anak dan kekuatan tulang kaki serta lengan. Pemain dalam permainan bola basket sebanyak lima orang dan setiap tim memiliki cadangan lima orang (tintapendidikanindonesia.com).

Terdapat tiga inti posisi dalam permainan basket, yakni: forward yaitu pemain yang bertugas mencetak poin ke dalam ring lawan. Defence yaitu pemain yang bertugas menjaga pemain lawan agar tidak mudah kebobolan. Playmaker yaitu pemain yang memiliki tugas untuk mengarahkan dan mengatur kawan satu timnya dalam memainkan bola.

Olahraga ketiga adalah lompat tali. Gerakan melompat memiliki banyak manfaat bagi pertumbuhan tulang dan reaksi anak. Karena itulah, lompat tali menjadi salah satu olahraga penting yang mendukung pertumbuhan tinggi anak. Selain itu, melalui gerakan melompat pada lompat tali inilah, pertumbuhan tulang akan terpacu. Dalam penjelasannya, narendradivaarlingga.blogspot.com menjelaskan manfaat lompat tali bagi perkembangan anak sebagai berikut : motorik anak akan terstimulasi sehingga secara fisik anak bisa belajar cara dan teknik melompat. Otot-ototnya pun padat dan berisi, kuat serta terlatih. Untuk melakukan lompatan dibutuhkan keberanian dari anak. Secara emosi ia dituntut mau melakukan tindakan melompat atau tidak. Belajar untuk melihat suatu ketepatan dan ketelitian yaitu ketika melompat agar tidak terjerat tali dengan berusaha mengikuti ritme ayunan. Untuk bermain tali berkelompok dibutuhkan teman, artinya ia dapat belajar berempati, bergiliran, menaati aturan dalam permainan. Saat melakukan lompatan, terkadang anak perlu berhitung secara matematis agar lompatannya sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan dalam aturan permainan.

Olahraga bersepeda. Bersepeda baik untuk memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan anak sekaligus menyenangkan. Dalam olahraga ini, tubuh anak didorong untuk memproduksi hormon pertumbuhan. Sedari kecil, anak memang sebaiknya diperkenalkan pada olahraga dan gaya hidup sehat.

Berdasarkan parenting.orami.co.id, manfaat bersepeda untuk anak antara lain menyehatkan jantung, karena seluruh tubuh ikut bergerak. Begitu juga jantung yang terus berdenyut cepat sehingga semakin terlatih dan prima serta terhindar dari kemungkinan jantung koroner. Tulang dan sendi lebih kuat, anak akan jauh dari penyakit sendi dan juga melatih sistem koordinasi tubuh. (pm1/lis)

Guru SDN 01 Kuta, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang





Tinggalkan Balasan