Wujudkan Nasionalisme melalui Lagu-Lagu Nasional

386
Oleh : Kasyati, S.Pd
Oleh : Kasyati, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, NEGARA Indonesia merupakan negara kepulauan (Archipelago) yang terdiri atas pulau-pulau yang dibatasi oleh laut dan selat. Sebagai sebuah negara kepulauan yang terdiri atas banyak etnis dan budaya, Indonesia menghadapi berbagai kemungkinan adanya perpecahan yang dapat menjadi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan kesatuan bangsa. Untuk menyiasati hal tersebut, berbagai upaya telah dilakukan. Salah satunya, yakni diwajibkan kepada seluruh masyarakat untuk memupuk komitmen persatuan dalam keberagaman, seperti tidak menyinggung SARA, harus saling menghormati antar agama dan keyakinan, serta menghargai perbedaan budaya.

Kebhinnekaan merupakan realitas bangsa yang tidak dapat di pungkiri keberadaannya untuk mendorong terciptanya perdamaian dalam kehidupan bangsa dan negara. Kebhinekaan harus dimaknai masyarakat melalui pemahaman multikulturalisme dengan berlandaskan kekuatan spiritualitas. Perbedaan etnis, religi maupun ideologi menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika dan toleransi yang menjadi perekat untuk bersatu dalam kemajemukan bangsa.

Dengan kebhinnekaan bangsa Indonesia diperlukan upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, negara Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di atas kemajemukan bangsa Indonesia.

Hal ini dapat dibuktikan dari peristiwa sejarah Indonesia yang memberikan gambaran tentang vitalnya peran pemuda yaitu peristiwa sejarah deklarasi Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang menjadi kunci terbentuknya kekuatan pemuda untuk bersatu melawan penjajahan kolonial Belanda. Dalam deklarasi ini tercapai kesepakatan pemuda Indonesia sebagai pemuda yang bertumpah darah satu yaitu tanah air Indonesia, sebagai pemuda yang berbangsa satu, yaitu bangsa Indonesia dan berbahasa satu, yaitu bahasa Indonesia. Sedangkan di era kemerdekaan seperti ini pemuda (pelajar) bertugas untuk mengisi pembangunan, salah satu cara yang dapat digunakan dalam menciptakan integrasi nasional yaitu dengan memupuk semangat nasionalisme di jenjang pendidikan SMA melalui pembelajaran PPKn dengan menyanyikan lagu-lagu nasional sebelum pembelajaran dimulai. Dengan cara ini pelajar akan lebih hafal dan memahami lirik lagu-lagu nasional yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Seperti di SMAN 1 Demak.

Pemuda memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengisi pembangunan dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa guna mencapai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Salah satu perwujudannya adalah dengan menyanyikan lagu-lagu nasional sebelum pembelajaran PPKn di mulai. Program tersebut amat sangat bermanfaat untuk para generasi muda. Bukan hanya sekedar menghafal lirik lagunya saja, akan tetapi dengan adanya program tersebut siswa dapat menghayati dan memahami makna yang terkandung di dalam lirik lagu nasional yang dinyanyikannya. Sehingga jiwa Patriotisme dan Nasionalisme generasi muda dapat terpupuk dan kemudian diimplementasikan untuk pengabdian diri terhadap bangsa dan negara. (kb1/zal)

Guru PPKn SMAN 1 Demak





Tinggalkan Balasan