Bermain Voli Kasti Tingkatkan Kemampuan Servis Bawah

1613
Oleh : Erpandi S.Pd
Oleh : Erpandi S.Pd

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN jasmani pada dasarnya bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan bertujuan untuk mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berpikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui aktivitas jasmani dan olahraga.

Seringkali seorang guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan menggunakan pendekatan yang mendasar pada olahraga prestasi dalam pembelajarannya. Bukan proses pembelajarannya yang ditekankan akan tetapi berfokus pada hasilnya saja. Dalam pendekatan ini guru menentukan tugas-tugas untuk siswa melalui kegiatan fisik yang tak ubahnya seperti seorang atlet bukan seorang peserta didik. Sehingga peserta didik merasa jenuh dan sering kali tidak mampu dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Untuk itu, modifikasi permainan menjadi alternative yang jitu dalam pembelajaran. Guru dituntut untuk kreatif, inovatif, dalam merencanakan pembelajaran sehingga tercipta pembelajaran yang aktif dan menyenangkan tanpa meninggalkan tujuan dari pembelajaran tersebut. Demikian pula seperti pembelajaran Penjasorkes yang diterapkan di SMP Negeri 4 Kajen.

Salah satu materi mata pelajaran Penjasorkes di sekolah adalah permainan bola voli. Permainan bola voli diciptakan oleh William G Morgan pada tahun 1895. Bola voli adalah permainan beregu yang dimainkan oleh 6 orang setiap tim. Teknik dasar dalam permainan bola voli mutlak harus dikuasai oleh para pemain dalam melakukan permainan bola voli. Teknik-teknik dasar yang harus dikuasai di antaranya adalah servis, passing, umpan (set up), smash (spike), bendungan.

Model bermain merupakan solusi untuk mengatasi kendala yang dihadapi siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kajen dalam mengikuti pembelajaran materi gerak spesifik sevis bawah bola voli melalui modifikasi permainan kasti yang diharapkan akan dapat meningkatkan hasil belajarnya. Dengan penerapan pembelajaran melalui modifikasi permainan kasti diharapkan akan membawa anak ke dalam konsep gerak fundamental servis bawah bola voli. Dengan pendekatan ini, bertujuan meningkatkan hasil belajar dan motivasi kesungguhan siswa dalam melakukan servis bawah.

Permainan bola voli melalui modifikasi permainan kasti adalah permainan yang menggunakan servis bawah sebagai gerak dasarnya dan dikemas dalam permainan kasti. Peraturan permainannya ini seperti kasti. Permainan ini dilakukan di lapangan yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran 9×18 meter seperti lapangan permainan bola voli, dengan tinggi tiang net 2,24 meter. Pada tiap sisi lapangan diberi lingkaran menggunakan kapur sebagai penanda atau tiang hinggap sebanyak 3 pos atau tiang hinggap. Dalam permainan kasti terdapat 1 orang dari regu penjaga yang tugasnya melambungkan bola, sedangkan dalam permainan ini regu pemain langsung melakukan servis bawah secara bergantian di belakang garis lapangan seperti ketika melakukan servis sebagai permulaan dari permainan bola voli.

Permainan ini akan sangat cocok diterapkan ke dalam pembelajaran bola voli khususnya servis bawah. Anak akan sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran karena permainan ini, menuntut anak untuk mencetak poin sebanyak mungkin dalam waktu yang ditentukan dan kelompok yang mendapat poin paling banyak dinyatakan sebagai pemenangnya. Permainan ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, jujur dan kerjasama.
Berdasarkan hasil obsevasi yang penulis lakukan dikelas VII SMPN 4 Kajen disimpulkan bahwa melalui permainan voli kasti dapat meningkatkan hasil pembelajaran Servis Bawah Bola Voli.

Penggunaan model pembelajaran permainan sangat membantu dalam mencapai tujuan pendidikan jasmani dan kesehatan. Permainan yang menarik membuat siswa menjadi lebih percaya diri dalam melakukan segala aktivitas pembelajaran. (pkn2/ida)

Guru Penjasorkes SMPN 4 Kajen Kabupaten Pekalongan

Tinggalkan Balasan