alexametrics


Merencanakan Sukses Masa Depan dengan Konsep ABCDE

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, – Semua orang menginginkan masa depannya cerah, sukses dan berhasil. Tidak ada satupun manusia yang menginginkan masa yang akan datang suram dan tidak berhasil. Untuk mewujudkannya tidak hanya sekadar angan-angan atau keinginan saja. Masa depan harus direncanakan dengan baik.
Untuk mencapai keberhasilan diperlukan perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat. Perencanaan sukses di masa depan bisa dilakukan dengan konsep ABCDE.

A adalah ambisi positif. Hidup tanpa ambisi, bagaikan burung yang ingin terbang namun tak bersayap, Menginginkan masa depan atau masa yang akan datang sukses butuh ambisi atau semangat yang kuat dan positif. Ambisi menurut The Webster’s Dictionary adalah keinginan yang kuat untuk memperoleh kesuksesan dalam hidup dan mencapai hal-hal besar atau baik yang diinginkan. Jika kita punya rencana lalu memfokuskan energi dan pikiran untuk merealisasikannya berarti kita memiliki ambisi. Ambisi positif yaitu ambisi, keinginan, cita-cita, impian, sesuatu yang ingin dicapai dengan emosional yang kuat untuk meraihnya.

B adalah bakat – minat. Bakat dan minat akan sangat mendukung terhadap cita-cita yang akan raih untuk masa depan. Bakat adalah sesuatu kemampuan khusus yang dimiliki oleh setiap individu. Bakat ini dapat berkembang dan tampak menonjol bilamana dilakukan latihan secara terus menerus. Bakat yang berkembang selain mendukung cita-cita atau karir, juga dapat menjadikan sebuah profesi atau jabatan baginya, bila kesempatan untuk dikembangkan.

Minat merupakan salah satu tanda kemantapan dan kesiapan seseorang untuk memilih cita-cita atau kariernya dengan adanya dorongan yang kuat dalam belajar, pekerjaan atau tugas yang dibebankannya. Hubungan antara potensi, minat dan bakat.

Potensi adalah kemampuan individu mencapai hasil yang maksimal. Minat adalah motiviasi yang menjadi pendorong bagi seseorang untuk melakukan sesuatu, sedangkan bakat adalah kemampuan bawaan yang bersifat spesifik. Sehingga, seseorang yang memiliki bakat ditunjang dengan potensi yang besar dan individu tersebut memiliki minat yang besar pula terhadap bakatnya, dapat dipastikan orang tersebut akan mendapatkan hasil akhir yang maksimal.

C adalah cara. Cara yaitu strategi atau alat yang harus digunakan untuk meraih impian, cita-cita yang akan dicapai. Berani bercita-cita setinggi langit tentu bagus namun keberanian untuk bermimpi itu harus diiringi dengan strategi atau cara yang mantap.

Membangun cita- cita itu supaya punya arah yang jelas, punya tujuan yang konkret, paham akan konsekuensinya dan juga dipikirkan secara serius tahap demi tahapnya. Cara atau strategi bisa diwujudkan dalam bentuk kesiapan fisik dan psikis/mentalnya, sarana prasarananya serta kesiapan sumber daya yang lainnya yang mendukung terhadap tercapainya cita-cita itu.

D adalah doa. Doa yaitu meminta, memohon kepada Tuhan agar diberi kelancaran dan keberhasilan untuk meraihnya. Untuk meraih cita-cita kita tidak hanya butuh usaha saja namun usaha itu hendaknya diiringi dengan doa sesuai agama dan kepercayaan kita masing-masing.

E adalah empati. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), empati adalah keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Untuk mendapatkan kesuksesan membutuhkan empati. Jika kita memiliki empati, kita akan mampu untuk memahami posisi dan perasaan yang dialami oleh orang lain. Selain itu empati dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang tepat. Otak manusia diprogram untuk dapat melihat dan terhubung dengan pengalaman orang lain. Kita selalu berusaha untuk mencari kesamaan dan melakukan penyelarasan. (srd2/lis)

Guru BK SMA Negeri 1 Mijen, Demak

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer