Tingkatkan Hasil Belajar IPA dengan Group Investigation

1005
Oleh : Mualimah S.Pd
Oleh : Mualimah S.Pd

RADARSEMARANG.ID,  PENGAJARAN Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi siswa sekolah dasar (SD) menurut Hendro Darmojo dan Jenny RE Kaligis (1992:6) adalah memahami alam sekitar, memiliki keterampilan untuk mendapatkan ilmu (keterampilan proses) dan metode ilmiah, memiliki sikap ilmiah di dalam mengenal alam sekitarnya dan memecahkan masalah yang dihadapinya dan memiliki bekal pengetahuan dasar yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Pembelajaran IPA yang dilaksanakan bagi siswa SD harus memenuhi hakikat IPA. Hakikat IPA memiliki tiga komponen, yaitu sains sebagai produk, sains sebagai proses, dan sains sebagai sikap ilmiah (Patta Bundu, 2006: 11). Jadi, pembelajaran IPA harus melingkupi hakikat IPA yang memiliki tiga komponen tersebut. Selain itu, pelajaran IPA dalam pengembangannya untuk anak usia SD harus disesuaikan dengan karakteristik dan perkembangan kognitifnya.

Pembelajaran IPA harus menerapkan proses ilmiah. Pembelajaran harus berlangsung menggunakan proses-proses yang telah digunakan oleh para ilmuwan IPA. Proses-proses tersebut dinamakan keterampilan proses. Untuk siswa SD, keterampilan proses dapat dikembangkan dengan mengembangkan keterampilan mengamati, mengelompokkan, mengukur, mengkomunikasikan, meramalkan, dan menyimpulkan.

Salah satu strategi belajar kooperatif yang dapat meningkatkan hasil belajar IPA di kelas 6 SD Negeri 01 Belik Pemalang adalah menggunakan strategi belajar kooperatif GI (Group Investigation). Pengembangan belajar kooperatif GI didasarkan atas suatu premis bahwa proses belajar di sekolah menyangkut kawasan dalam domain sosial dan intelektual, dan proses yang terjadi merupakan penggabungan nilai-nilai kedua domain tersebut (Slavin, 1995).

Belajar kooperatif dengan teknik GI sangat cocok untuk bidang kajian yang memerlukan kegiatan studi proyek terintegrasi (Slavin, 1995), yang mengarah pada kegiatan perolehan, analisis, dan sintesis informasi dalam upaya memecahkan suatu masalah. GI dapat melatih siswa untuk menumbuhkan kemampuan berpikir mandiri. Keterlibatan siswa secara aktif dapat terlihat mulai dari tahap pertama sampai tahap akhir pembelajaran. Strategi belajar kooperatif GI sangatlah ideal diterapkan dalam pembelajaran Biologi (IPA).

Dengan topik materi IPA yang cukup luas dan desain tugas-tugas atau sub-sub topik yang mengarah kepada kegiatan metode ilmiah, diharapkan siswa dalam kelompoknya dapat saling memberi kontribusi berdasarkan pengalaman sehari-harinya. Langkah-langkah pembelajaran menggunakan model GI, 1) Mengidentifikasi topik dan mengorganisasikan siswa kedalam kelompok. 2) Merencanakan tugas-tugas belajar. 3) Melaksanakan investigasi. 4) Menyiapkan laporan akhir. 5) Mempresentasikan laporan akhir. 6) Evaluasi.

Kelebihan GI, meliputi 1) Peningkatan belajar tidak tergantung pada usia siswa, mata pelajaran dan aktivitas siswa. 2) Pembelajaran kooperatif dapat menyebabkan unsur-unsur psikologis siswa menjadi terangsang dan lebih aktif. 3) Pada saat diskusi fungsi ingatan dari siswa menjadi aktif, lebih bersemangat dan berani mengemukakan pendapat. 4) Pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan kerja keras siswa, lebih giat dan lebih termotivasi. 5) Membantu siswa mengaktifkan kemampuan latar belakang mereka dan belajar dari pengetahuan latar belakang teman sekelas mereka sendiri. 6) Siswa dapat belajar dalam kelompok dan menerapkannya dalam menyelesaikan tugas-tugas komplek, serta dapat meningkatkan kecakapan individu maupun kelompok dalam memecahkan masalah, meningkatkan komitmen, dapat menghilangkan prasangka buruk terhadap teman sebayanya dan siswa yang berprestasi dalam pembelajaran kooperatif ternyata lebih mementingkan orang lain, tidak bersifat kompetitif, dan tidak memiliki rasa dendam. 7) Dapat menimbulkan motivasi siswa karena adanya tuntutan untuk menyelesaikan tugas. Intinya dengan menggunakan strategi belajar GI, siswa SD Negeri 01 Belik Pemalang lebih termotivasi sehingga hasil belajar IPA semakin meningkat. (pm1/ida)

Guru SDN 01 Belik Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang

Tinggalkan Balasan