Mudahkan Siswa Pahami Aljabar dengan Media Daun

367
Oleh : Fitria Istiqomah, S.Pd
Oleh : Fitria Istiqomah, S.Pd

RADARSEMARANG.ID,  Matematika merupakan ilmu yang mampu mengasah kemampuan logika berpikir dan analisis. Menurut Soedjadi (2000:15), matematika adalah pengetahuan yang bersifat eksak dengan objek abstrak yang meliputi prinsip, konsep, serta operasi yang ada hubungannya dengan suatu bilangan. Untuk memudahkan siswa dalam memahami konsep yang abstrak ini, perlu digunakan benda-benda yang konkret .

Materi aljabar merupakan salah satu materi di kelas VII yang memiliki karakteristik abstrak, sehingga selama ini siswa di SMPN 2 Candiroto Satu Atap tempat penulis mengajar merasa kesulitan untuk memahami materi tersebut. Guru dituntut untuk lebih kreatif dalam pembelajaran, salah satunya dengan penggunaan media pembelajaran yang konkret.

Media pembelajaran adalah segala alat pengajaran yang digunakan untuk membantu menyampaikan materi pelajaran dalam proses belajar mengajar sehingga memudahkan pencapaian tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan (Hamalik, 1994:6). Dalam hal ini, penulis menggunakan media pembelajaran berupa daun.

Media daun yang digunakan adalah berbagai jenis daun yang mudah didapatkan di sekitar sekolah maupun rumah, seperti daun jambu, daun kopi, daun pepaya, dan yang lainnya. Daun-daun tersebut dapat digunakan untuk mengenal bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, serta melakukan penjumlahan dan pengurangan aljabar.

Satu jenis daun diberi lambang satu variabel, misalnya daun jambu melambangkan variabel x dan daun kopi melambangkan variabel y. Jenis daun yang sama melambangkan variabel yang sama. Daun dengan posisi menghadap ke atas melambangkan variabel dengan koefisien positif. Misalnya 5x dilambangkan dengan lima buah daun jambu dengan posisi menghadap ke atas. Daun dengan posisi terbalik melambangkan variabel dengan koefisien negatif. Contohnya dua buah daun kopi dengan posisi terbalik melambangkan -2y. Jumlah daun melambangkan koefisen.

Misalnya jika ada dua daun kopi, maka dua merupakan koefisien. Variabel yang mengandung perpangkatan dilambangkan dengan daun yang diberi karet gelang. Banyaknya karet gelangkan melambangkan pangkatnya. Proses penjumlahan dan pengurangan aljabar dilakukan dengan mengelompokkan daun-daun yang jenisnya sama.Penggunaan media pembelajaran dengan daun aljabar ini dapat membantu siswa untuk memahami konsep aljabar yang abstrak. Seperti yang ditulis Kemp dan Dayton (1985), beberapa manfaat media pembelajaran antara lain meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar, serta membuat pembelajaran lebih jelas dan menarik.

Penulis merasakan manfaat tersebut selama proses pembelajaran berlangsung. Siswa tampak antusias dalam mengikuti pembelajaran dan lebih memahami materi aljabar khususnya unsur-unsur aljabar, penjumlahan, dan pengurangan aljabar. Hal ini terlihat dari hasil post test siswa. Selain itu, guru juga dapat mengajarkan pada siswa untuk memanfaatkan alam sekitar sebagai media pembelajaran. (smd1/lis)

Guru Matematika SMPN 2 Candiroto Satu Atap Kabupaten Temanggung





Tinggalkan Balasan