Asyiknya Belajar IPS dengan Index Card Match  

124

 

Oleh: Beti Suryandari, S.Pd

 

Sampai dengan saat ini, Ilmu Pengetahuan Sosial masih sering ditafsirkan sebagai mata pelajaran yang memuat materi sosial yang bersifat hafalan. Sehingga sering dijumpai pada saat kegiatan belajar mengajar, siswa terlihat mengantuk, bosan, dan tidak tertarik untuk mengetahui lebih dalam lagi materi yang disampaikan.

Untuk itu dibutuhkan kemampuan guru untuk mengubah paradigma bahwa IPS adalah mata pelajaran yang tidak menarik menjadi mata pelajaran yang bermakna dan kontekstual dengan kehidupan sosial. Sehingga IPS penting untuk dipelajari, agar kelak siswa memiliki sikap, keterampilan dan kemampuan berpikir kreatif dalam mengolah informasi dan memecahkan permasalahan dalam kehidupannya.

Salah satu upaya untuk melibatkan siswa kelas V SDN I Tanggulanom secara totalitas dalam mengikuti pembelajaran materi Jenis Usaha Ekonomi adalah dengan menerapkan metode index card match atau mencari pasangan kartu.

Suprijono (2015 : 139) menjelaskan index card match (mencari pasangan kartu) adalah suatu metode yang cukup menyenangkan digunakan untuk memantapkan pengetahuan siswa terhadap materi yang telah dipelajari.

Metode pembelajaran index card match membuat siswa menjadi aktif mengikuti pembelajaran. Dengan metode ini, siswa dilatih untuk cepat berpikir dalam menyelesaikan tugas melalui pencarian kartu pertanyaan atau kartu jawaban.

Hamruni (2011 : 162) menyatakan bahwa index card match adalah cara menyenangkan lagi aktif untuk meninjau ulang materi pelajaran.

Langkah-langkah penerapan dimulai dengan membuat potongan-potongan kartu sebanyak jumlah siswa. Kartu dibagi menjadi dua bagian yang sama, kemudian pada separo bagian ditulis satu pertanyaan yang berkaitan dengan jenis usaha ekonomi, baik usaha yang dikelola sendiri ataupun kelompok, separo lagi ditulis jawaban dari pertanyaan tersebut.

Campur semua kartu yang berisi pertanyaan dan jawaban tadi, kemudian bagikan satu kartu untuk satu siswa. Siswa diberi penjelasan bahwa aktivitas pembelajaran ini dilakukan secara berpasangan. Separuh siswa akan mendapat kartu pertanyaan, separo lagi akan mendapat kartu jawaban. Setelah itu, siswa diminta untuk mencari pasangan kartu yang mereka dapat. Bagi yang sudah menemukan pasangan, bisa langsung duduk berdekatan dan tetap merahasiakan pasangan kartu mereka dari siswa lain.

Setelah semua siswa menemukan pasangannya dan duduk berdekatan, maka secara bergantian, setiap pasangan maju ke depan kelas untuk membacakan pertanyaan dan jawaban yang terdapat pada kartu masing-masing. Pasangan lain dapat memberikan tanggapan atau pertanyaan. Pada akhir kegiatan, guru memberi penguatan materi dan bersama siswa membuat kesimpulan hasil pembelajaran.

Hasil yang dapat diamati dari penerapan metode index card match ini adalah meningkatnya interaksi edukatif yang tercermin dari keterlibatan siswa secara aktif selama proses pembelajaran. Suasana belajar dengan metode index card match, selain menumbuhkan kegembiraan dalam belajar, juga memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotorik. (mlm2/lis)

 

 

Guru Kelas SD Negeri I Tanggulanom, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung