alexametrics


Ziana Nur Walidah, Dari Fotografi ke Bisnis WO

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Dari hobi fotografi, kini Ziana Nur Walidah menjadi pengusaha wedding organizer (WO). Ia suka memotret sejak masih kuliah di IAIN Salatiga semester 6. Tak hanya memotret, Zizi –sapaan akrabnya—juga kerap membuat video ala-ala, film, serta pembuatan konten.

“Saya juga gabung di Komunitas In-Santri. Komunitas ini menggeluti dunia fotografi, menulis, dan videografi,” ujar Zizi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Nah, saat itu salah satu kontennya dilirik oleh fotografer asal Salatiga. Ia diajak bergabung dalam sebuah proyek videografi. Karena belum punya kamera pribadi, ia menyewa milik teman. Terkadang ia memakai kamera ponsel seadanya.

Putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Muhlasin dan Siti Markhumah ini mengaku kali pertama mendapatkan upah sekitar Rp 150 ribu.

Dari situlah, gadis kelahiran Temanggung, 10 Desember 1997 ini berpikir untuk mendirikan wedding organizer bernama Izi_Production. “Modal pertama mendirikan wedding organizer adalah mantep dan yakin,” katanya.

Untuk kali pertama Izi_Production mendapatkan job di Joglo Bu Rini, Salatiga. Alumni S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Salatiga ini memberanikan diri mengambil job tersebut. Acaranya bisa dibilang cukup besar, dan terkesan mewah. Nah, dari situ, Zizi bertemu dengan vendor-vendor besar. Kini, bisnis wedding organizer-nya telah berkembang ke bisnis lain. Di antaranya, Izi_Dekorasi dan Izi_Make up.

Dikatakan, harga paket wedding organizer yang ditawarkan Zizi sangat terjangkau. Mulai Rp 3,5 juta– Rp 7 juta. “Harga tergantung konsep acara dari permintaan klien,” ucapnya.

Diakui, banyak kompetitor dalam bisnis jasa ini. Karena itu, ia terus belajar dan berinovasi. “Termasuk harus memahami permintaan klien, itu salah satu kunci utama agar bisnis jasa kita tidak mengecewakan,” tandasnya. (mg7/aro)

Terbaru

Vaksinasi Mulai Sasar Remaja

Populer

Lainnya