alexametrics


Ika Nindyas, Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Ika Nindyas sudah sejak lama memiliki ketertarikan pada isu kesehatan. Ia pun mengambil jurusan Ilmu Gizi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Setelah merampungkan kuliahnya, Ika –panggilan akrabnya– memutuskan untuk berkecimpung di dunia kesehatan reproduksi remaja, dan bergabung dengan Pusat Informasi dan Layanan Remaja (Pilar). Berada di bawah naungan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah.

Tak berselang lama setelah bergabung pada 2019, Ika ditunjuk sebagai koordinator di Pilar PKBI Jateng untuk menahkodai berbagai kegiatan yang melibatkan remaja.

Diceritakan oleh Ika, isu tentang kesehatan remaja merupakan hal yang cukup seksi untuk dibahas, mengingat oleh beberapa kalangan masih dianggap tabu. “Menurutku, isu tentang remaja itu unik untuk dikulik, makanya aku bergabung ke Pilar untuk berkontribusi lebih terhadap remaja yang ada di Jawa Tengah,” ujar gadis 26 tahun ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Bersama rekan-rekanya, ia rutin melakukan kegiatan, seperti edukasi kesehatan reproduksi remaja ke sekolah, layanan konseling, maupun advokasi remaja. Kata dia, selama menjalani kegiatan tersebut membuatnya lebih mengenal remaja dengan beragam karakteristiknya.

“Aku jadi bisa memahami karakter remaja lewat diskusi dan berbagai kegiatan, sehingga bisa berkontribusi bagi mereka,” katanya.

Ia pun berkeinginan agar remaja tidak hanya dipandang sebelah mata, tetapi bisa berdaya. Untuk mewujudkannya, Ika bersama rekannya juga membuat beberapa project, menggandeng pemerintah untuk menunjukkan kreativitas remaja. “Kita buktikan bahwa ternyata remaja itu bisa diajak berkolaborasi untuk menyukseskan program pemerintah,” ujarnya.

Meskipun sedang pandemi, semangat Ika tidak surut. Ia bersama rekannya di Pilar PKBI Jateng tetap mengadakan kegiatan tentang kesehatan reproduksi remaja secara virtual. Karena ia ingin terus berkontribusi pada remaja di wilayah Jateng. “Di musim pandemi kami tetap adakan kegiatan kepada remaja secara virtual lewat grub WhatsApp maupun aplikasi daring lainnya,” jelasnya. (man/aro)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer