Pernah Mengajar di Sekolah Terpencil

230
Usaina Mut Mutia Arba. (DOKUMEN PRIBADI)
Usaina Mut Mutia Arba. (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID, Menjadi mahasiswi tidak hanya duduk manis belajar. Tetapi juga harus mengamalkan, menyebarkan, mengabdi dan ikut mendidik anak-anak generasi penerus bangsa. Itulah yang terus dilakukan Usaina Mut Mutia Arba. Mahasiswi Ilmu Perpustakaan Undip ini terus menyebarkan virus literasi dan menggalakkan akan pentingnya pendidikan.

“Pendidikan itu sangat penting, jadi harus terus dilakukan. Apalagi masih banyak yang memiliki kesadaran minim pentingnya pendidikan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dara kelahiran Semarang, 31 Juli 1998 ini bersama sejumlah temannya pernah mengabdikan untuk mengikuti program “Gerakan Undip Mengajar” di Brebes 2018 dan Gerakan Literasi Sekolah Undip 2020 di Pati. “Di sana saya sempat jadi guru SD di daerah terpencil. Jadi, banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah,” ujarnya.

Tidak hanya mengajar, tetapi juga menyosialisasikan pentingnya pendidikan. Di daerah Prapag Kidul, Kecamatan Losari, Brebes, merupakan zona merah pendidikan. Banyak anak-anak yang usai lulus SD, kemudian ikut bekerja dan tak melanjutkan SMP. “Nah di situ saya dan teman-teman datang dan mendampingi door to door. Mengajak mereka untuk terus sekolah, meski sulit karena faktor ekonomi,” katanya.

Melihat dan terjun langsung membuat Usaina sempat terkejut. Apa yang terjadi benar-benar membuatnya tersadar dengan kondisi di pelosok Jawa Tengah. Ternyata banyak anak yang putus sekolah akibat terkendala kemampuan ekonomi. Ia pun tidak akan berhenti untuk menyebarkan virus literasi dan menyadarkan setiap orang tua akan pentingnya pendidikan bagi putra-putrinya. “Jika pendidikan bagus, tentu bisa mempunyai skill, pasti akan bisa mengurangi kemiskinan. Ini tugas kita semua,” tegasnya.

Tantangan dunia pendidikan memang sangat berat. Bahkan, yang sudah sekolah pun masih banyak yang tidak sadar literasi. Padahal itu sangat penting untuk membuka wawasan dan pengetahuan secara luas. “Pendidikan harus diimbagi literasi yang bagus. Apalagi di era modern seperti sekarang. Jadi harus terus berinovasi dan tahu kondisi riil di masyarakat,” tambah Usaina. (fth/aro)





Tinggalkan Balasan