Alvita Putri Usir Bosan dengan Melukis

176
Alvita Putri Khandria. (Dokumen Pribadi)
Alvita Putri Khandria. (Dokumen Pribadi)

RADARSEMARANG.ID, SEJAK kecil, melukis sudah menjadi hobinya. Alvita Putri Khandria masih ingat betul awal mula ia memulai hobinya ini.

“Sebenanrnya suka melukis dari TK. Masuk SD mulai ikut lomba. Masih ingat betul, sewaktu SD melukis sosok Kartini,”katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (30/5).

Sampai saat ini, melukis sudah menjadi hobi yang mendarah daging. Apalagi dengan kondisi saat ini yang memaksa untuk tetap di rumah saja. Ia terpaksa tidak bisa pulang kampung. “Masa pandemi ini, aku manfaatkan dengan melukis. Menyibukkan diri sekaligus mengisi waktu luang. Biar tidak bosan,”paparnya.

Baginya, melukis bisa mengasah kemampuannya untuk memainkan warna. Menurutnya, ia biasanya melukis baik di kanvas dan di sketchbook. Ia biasanya melukis ilustrasi abstrak dan floral drawing.

Ia tidak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu lukisan. Terkadang bisa memakan waktu lama terkadang bisa cepat. Tergantung tingkat kesulitan objek dan warna yang digunakan.

“Kalau floral draw aku seringnya lebih ke bunga. Aku tidak pernah mematok berapa lama harus menyelesaikan satu lukisan. Aku kerjakan saja sepenuh hati jadi, yang penting aku manfaatkan kanvas untuk hasilkan lukisan indah,”terang mahasiswi Ilmu Pemerintahan FISIP Undip ini.

Lukisan yang dibuat membutuhkan proses panjang. Permainan warna agar seimbang dan ciamik, juga menjadi kunci keberhasilan karyanya. Satu karya nyata butuh proses dan waktu yang berbeda.

“Kombinasi warna dan permainan warna memang rada-rada susah. Apalagi jika itu warna yang sudah tercampur dengan warna lain. Bekas warna di tempat yang sama. Harus sabar menyiasatinya. Yang penting warnanya masuk akal dan enak dilihat,”ujarnya.

Melukis bukan hanya menyalurkan bakat. Dara berzodiak Aquarius ini menganggap melukis adalah rutinitas barunya di kala jeda waktu perkuliahan. “Ide untuk melukis kadang juga datang secara spontan. Hasil dari apa yang dilihat di sekeliling kita,”tuturnya. (avi/aro)





Tinggalkan Balasan