Bagi Waktu Kerja dan Modelling

342
Ghandis Kinanti Abdullah.(Dokumen Pribadi)
Ghandis Kinanti Abdullah.(Dokumen Pribadi)

RADARSEMARANG.ID,- Memilih untuk fokus bekerja dan mengabdikan diri untuk masyarakat sudah menjadi tekad Ghandis Kinanti Abdullah. Bekerja di salah satu instansi pemerintahan, ia rela meninggalkan dunia modelling. “Kebetulan dari 2019 ikut sekolah modelling sembari kuliah. Masih les rutin, terakhir les Februari. Tapi karena sekarang sudah bekerja, aku memilih untuk fokus berkarir untuk masa depanku,”ujar alumni Universitas Diponegoro ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia masih ingat betul bagaimana awal mula terjun ke dunia model. “Sebenarnya nggak pernah terpikir untuk mencoba
dunia modelling. Semuanya dimulai dari dukungan orang-orang di sekitarku. Mereka selalu senang dengan postur tinggi badanku, dan sangat cocok untuk menjadi model. Lalu, kenapa nggak aku manfaatkan saja kelebihan yang Tuhan kasih ke aku,”ucap dara kelahiran 4 November 1998 ini.

Berkat dukungan dari orang-orang tersayang, ia memutuskan untuk bergabung ke salah satu modelling school terkenal di Semarang. Saat kuliah dahulu, ia selalu menyempatkan waktu untuk latihan.

“Kayak sayang aja, kalau punya potensi nggak dimaksimalin. Sampai akhirnya di sekolah modelling itu, aku baru sadar sangat mencintai dunia catwalk. Aku sangat enjoy dan dapat banyak kesempatan untuk show,”tutur gadis berzodiak Scorpio ini.

Tak heran, dengan tinggi badan 171 cm, Andis – sapaan akrabnya– memiliki banyak pengalaman dan kerap kali diundang menjadi model fashion show. “Show modelling ikut, biasanya di wedding expo. Di sekolah modelling juga banyak banget materi kayak gimana cara jalan yang benar, keseimbangan, selalu fokus. Aku suka improve kemampuan gerakan ketika show,”ucap lulusan Public Relations tersebut.

Namun Finalis Denok Kenang 2019 tersebut sadar bahwa hidupnya tidak terus-menerus bergantung kepada modelling.
“Sekarang aku punya kesibukan baru yaitu kerja. Jadi, mungkin kegiatan modelling bakal dikurangi. Aku hanya ambil job ketika waktunya memungkinkan. Pesan keluarga, jangan jadikan dunia modelling untuk tujuan utama. Jadikan hobi atau side job saja,”jelas gadis berambut panjang ini.

Meskipun sudah bekerja, Andis tetap berharap bisa membagi kesibukan antara bekerja dan dunia modelling. “Aku inginnya bisa ballance. Bisa kerja sesuai impianku, dan aku juga bisa tetep menggeluti passion atau hobiku,”katanya. (avi/aro)





Tinggalkan Balasan