Ofi Putriya Suci Tertarik Dunia Batik

199
Ofi Putriya Suci. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Ofi Putriya Suci. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Dunia batik merupakan hal baru baru Ofi Putriya Suci. Ofi –begitu ia disapa– saat ini mulai tertarik memahami dunia batik, apalagi wanita ini saat ini bergabung sebagai marketing di Identix Batik Semarang.

“Setelah kerja di Identix, jadi suka terhadap batik. Bahkan saya mulai belajar seluk beluk batik tulis nusantara, mulai dari jenis kain, bahan hingga motif,” kata Ofi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Wanita kelahiran Semarang, 13 Februrari 1987 ini saat bekerja tak jarang mencari tahu beberapa motif batik lawasan. Selain itu, juga mendalami tentang batik pesisiran yang sangat dominan dengan warna terang.

“Kalau paling suka, motif batik tulis lawasan dengan warna cokelat dan warna gelap, seperti motif parang, kesannya lebih mewah,” tambahnya.

Berkerja di Identix Batik, lanjut dia, membuat pandangannya terhadap kain warisan nusantara ini kian terbuka lebar. Jika dahulu batik dianggap kainnya orang tua, batik saat ini menjelma sebagai kebanggaan dan identitas bangsa.

“Dengan padu padan antara kain batik, dan bahan lain busana batik cocok dipakai dalam berbagai acara. Bahkan sangat pas jika dipakai oleh anak muda. Apalagi batik custom dari Identix yang diproduksi secara limited atau terbatas, tentu lebih prestisius,” jelanya.

Ke depan Ofi mengaku ingin lebih mendalami tentang batik. Bahkan ia memiliki ambisi untuk belajar membatik sendiri. Mulai dari membuat pola, mencanting, mewarnai dan membuatnya menjadi sebuah pakaian jadi.

“Proses batik ini sangat panjang, saya pengin bisa membuat batik. Semakin banyak anak muda yang belajar dan cinta batik. Identitas bangsa dan warisan budaya ini akan tetap lestari,” katanya.(den/aro)

Tinggalkan Balasan