Impikan Desain Tata Kota Jakarta

345
Pramudita Madyaratri. (Dokumen Pribadi)
Pramudita Madyaratri. (Dokumen Pribadi)

RADARSEMARANG.ID, Tidak semua orang mampu mewujudkan impian masa kecilnya. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk Pramudita Madyaratri. Profesi yang diinginkan sejak kecil yakni menjadi seorang arsitek akhirnya terwujud.

Dita –sapaan akrabnya– mengaku sejak kecil memang hobi menggambar. Karena itu, dirinya ingin suatu saat mendapat perkerjaan yang sesuai dengan hobinya. Dan dengan dukungan dari keluarga dan orang sekitarnya ia memutuskan memilih program kuliah yang sesuai dengan hobi tersebut, yakni di Jurusan Arsitektur Unika Soegijapranata.

“Kebetulan udah lulus. Saat ini, syukurnya sudah jadi freelance arsitek. Dan sudah bisa bantu mendesain tata kota di berbagai daerah,” ujarnya.

Guna semakin menambah pengetahuan dan referensi mengenai desain bangunan, dirinya juga rutin travelling ke tempat dengan arsitektur yang indah. Tidak untuk berfoto seperti kebanyakan orang, dirinya justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengamati dan belajar mengenai desain tersebut. Sehingga saat pulang nanti, hasil pengamatan tersebut akan menjadi inspirasi baginya dalam membuat desain bangunan yang diinginkan.

“Menjadi arsitek memang dituntut kreativitas kita jalan. Jadi, mau tidak mau kita harus terus belajar. Apalagi desain bangunan dan rumah semakin berkembang sesuai dengan kemajuan zaman,” lanjut gadis 25 tahun ini.

Ia mengaku saat ini tengah fokus merancang proyek tata kota atau biasa disebut urban desain di berbagai daerah. Baik berupa desain bangunan, taman kota, koridor kota dan masih banyak lainnya. Bahkan yang meminta jasa desainnya tidak hanya di lingkup Semarang saja, namun sudah mencakup Jawa Tengah.
“Selain urban desain, saya juga bisa mengerjakan desain interior maupun desain rumah. Pokoknya bisa semua,” ujarnya.

Meskipun sudah memenuhi semua mimpinya, dirinya tetap berharap suatu saat nanti desain miliknya dapat semakin terkenal. Bahkan bisa digunakan untuk merancang tata kota di ibukota negara. Baginya, hal tersebut merupakan suatu kebanggaan dan akan menjadi tantangan yang sangat ditunggu ke depannya.
“Semoga saja besok tidak hanya di daerah saja yang menggunakan desain saya. Tapi, juga di Jakarta yang menjadi ibu kota negara kita,” katanya sembari tersenyum. (akm/aro)

Tinggalkan Balasan