Bangga Menjadi Apoteker

99
Niken Fermi Kartika.(IST)
Niken Fermi Kartika.(IST)

RADARSEMARANG.ID, – MENGENYAM pendidikan sebagai sarjana apoteker, membuat Niken Fermi Kartika semakin percaya diri. Hal tersebut bukan tanpa alasan, setidaknya ia bisa belajar untuk mengobati dirinya sendiri dan orang lain.

“Karena dari lulus SMA, aku sudah memiliki minat di dunia medis terutama obat-obatan. Selalu dimintai saran mengenai jenis obat yang cocok oleh orang tua dan teman-teman,” ujar dara 23 tahun ini.

Profesinya saat ini menjadi seorang apoteker tentunya sudah menjadi impiannya sejak dahulu. Ada kenikmatan tersendiri dalam profesinya tersebut. salahsatunya yaitu dalam hal meracik obat untuk seorang pasien atau orang yang membutuhkan.“Memang ada keasyikan tersendiri, setidaknya tahu obat apa itu yang diperlukan untuk menyembuhkan sebuah penyakit,” tutur pemilik zodiak Aries tersebut.

Meski bangga dengan profesinya saat ini lulusan S1 di STIFAR Yayasan Pharmasi Semarang ini mengaku juga prihatin dengan apoteker. Dikarenakan profesi kefarmasian sendiri sempat tidak diakui sebagai tenaga kesehatan. “Padahal itu kan termasuk ditenaga kesehatan. Tetapi alhamdulillah sudah diakui,” kata dara yang kini juga tengah menempuh studi S2 di bidang ilmu yang sama tersebut.

Di studi Magisternya tersebut sekarang ia juga kerap melakukan praktik di beberapa rumah sakit. Sesuai dengan disiplin ilmu yang ia ambil. “Kegiatan tiap bulan sosialisasi dan memberi pengobatan gratis bekerja sama dengan tenaga kesehatan yang lain membantu mendampingi teman – teman apoteker yang terkena masalah hukum juga,” katanya.

Sejauh ini, keluarga dara asli Ambarawa ini mendukung penuh apa yang dilakukan olehnya. Seperti halnya ketika ia menyalurkan hobinya ditengah kegiatan studinya yaitu sebagai model. Tercatat dirinya pernah masuk ke dalam Miss Global Jawa Tengah, kemudian juara harapan pertama Srikandi Indonesia dan Miss Asian International Indonesia di 2020.

“Hobi juga sebagai modeling, tidak rutin modeling tapi sedikit banyak sudah menghasilkan. Kuliah nyambi freelance model,” katanya. Sejauh hobinya tersebut tidak mengganggu waktu kuliah, maka hal itu tetap ia lakukan. (avi/bas)

Tinggalkan Balasan