Pernah Kena Bully karena Gemuk

269
Erica Marcella Dewi. (DOKUMEN PRIBADI)
Erica Marcella Dewi. (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID, Banyak yang tak percaya jika kini Erica Marcella Dewi mulai menggeluti dunia modelling. Pasalnya, dara kelahiran Semarang, 12 Januari 1991 ini sering kena bully sejak SD karena gemuk. Erica, sapaan akrabnya, ingat betul kejadian itu.

“Saya ingat, sering kena bully saat kelas 6 SD. Sampai kuliah, saya masih kena bully karena berat badan saya waktu itu 63 kg,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (13/1).

Sering dihujani bully tak lantas membuat dara jebolan Asia Pasific University Japan ini ciut. Ia justru menjadikan itu sebagai pelecut dan motivasi. Ia mengaku hal tersebut ia lalui dengan tidak mudah. Sebab, dirinya sering sakit hati karena kena bully.

“Jelas, kata-kata yang menyinggung kondisi fisik tentu menusuk hati dan menganggu pikiran. Dan benar, itu yang saya rasakan,” ujarnya.

Terpacu ingin membuktikan pada kawan-kawannya, Erica akhirnya mulai mengubah pola makan dan giat berolahraga. Hal itu ia mulai pada tahun ketiga saat kuliah di Jepang.

“Akhirnya saya mulai masuk tempat gym. Browsing cara menurunkan berat badan. Sampai mengubah pola makan. Itu saya lakukan sampai sekarang,” katanya.

Perlahan berat badannya turun. Setelah lulus dan kembali ke Indonesia, ia bekerja di salah satu perusahaan Jepang di Surabaya. Sembari bekerja, Erica menjadi model sebuah produk make up. “Tepat dari sana, saya mulai terjun di dunia model,” ujarnya.

Perjalanannya menjadi model produk make up tak berjalan lancar. Ia terpaksa menghentikan kesibukannya itu karena beberapa hal yang tak bisa ia ceritakan. Hingga akhirnya ia kembali ke Semarang pada pengujung 2019.

Auranya sebagai seorang model ternyata sulit ditutupi dari sorotan publik. Ia kembali mendapat tawaran menjadi model peragaan busana dalam acara fashion show pameran kain dan serat pewarna alam di Semarang, belum lama ini.

“Ya, setelah sekian lama berhenti berpose di hadapan kamera, di kampung halaman malah mendapat tawaran jadi model lagi. Disuruh memeragakan busana di hadapan banyak orang. Itu menjadi pengalaman pertama saya,” tuturnya.

Erica mengungkapkan, ia akan melanjutkan karirnya di dunia modelling. Menurutnya, ia akan tetap menjaga pola makan dan hidup untuk mendukung bakatnya.

“Pengalaman pernah gemuk lalu kena bully itu justru membawa saya menjadi seperti sekarang. Kini saya berprinsip untuk mencintai tubuh dengan cara olahraga dan menjaga pola makan,”katanya. (nra/aro)

Tinggalkan Balasan