Menulis Wattpad Mengikuti Mood

285
Renita Rozaria. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Renita Rozaria. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID,  RENITA  Rozaria sejak SD sudah gemar menulis. Namun ia baru memublikasikan tulisannya sewaktu SMP. Saat kuliah program studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro (Undip), gadis yang akrab disapa Renita ini mengenal aplikasi Wattpad hingga kini. Dara yang lebih menyukai fiksi ini memiliki genre tulisan yang bervariasi.

“Jadi di satu karya tidak membatasi hanya satu genre. Misalnya, romance oh romance aja, tidak. Jadi ada romance, ada fantasi, ada dramanya sedikit. Itu bisa membantu memainkan emosi pembaca. Karena aku berpikiran buku yang bagus itu buku yang membuat pembacanya merasakan banyak hal,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Renita memiliki cara tersendiri untuk menuangkan pikirannya dalam tulisan, yakni dengan mengikuti mood. Ia tak mematok dirinya harus menulis di waktu tertentu. “Kalau mau nulis ya nulis,” katanya.

“Misalkan mau diposting ya aku cek lagi typo dan segala macam. Dalam keadaan hening di kamar aku baru bisa nulis, gak bisa di kafe atau di tempat yang aku dikelilingi banyak orang,” tambahnya.

Belum lama ini, ia menerbitkan karya terbaru yang berjudul Guadrianship (Guardian Angel Relationship, Red). Ia memiliki ide menulis kisah ini ketika membuka tumblr bergambar guardian angel tapi modelnya seperti patung Yunani. “Jadi, dia ada sayapnya lucu gitu. Banyak orang yang bikin tentang guardian angel, tapi aku belum pernah bikin cerita tentang itu, terus kenapa aku nggak bikin aja yang versiku. Akhirnya terciptalah buku ini,” ungkapnya.

Meski sudah memiliki banyak karya tulisan, Renita justru memilih kuliah di program studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. Sebab, keinginannya untuk mengambil prodi sastra tidak disetujui orangtuanya. Kedua orangtuanya beranggapan bahwa sastra tidak bisa dijadikan pekerjaan utama.

“Aku kuliah memang sesuai dengan keinginan orangtua, tapi di saat yang sama aku melanjutkan hobiku nulis gitu. Kalau kita punya passion dengan hal tertentu ya terus kejar. Ada saatnya kita kompromi, karena nggak semua hal bisa sesuai dengan keinginan kita,” katanya. (ifa/aro)