alexametrics

Selama Ini Hukuman bagi Pelaku Kekerasan Anak Tak Membuat Jera

Prihatin dengan Maraknya Kasus Kekerasan Anak

Baca Lainnya

Idealnya Kembalikan ke Fungsi Pasar Tradisional Saja

RADARASEMARANG.ID, Beberapa pasar tradisional di Kota Semarang kondisinya sepi. Bahkan ada pula yang berubah fungsi menjadi tempat tinggal. Komisi...

Terkendala Regulasi, Tak Bisa Serta Merta Jatuhkan Sanksi

RADARSEMARANG.ID, Penyebaran Covid-19 di Kota Magelang terus mengalami peningkatan. Berbagai langkah pencegahan dan tindakan sudah dipersiapkan untuk mencegah penyebaran...

Sasar Pengusaha, Luncurkan Tabungan Bisnis

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 membuat lembaga perbankan untuk terus berinovasi. Baik dari segi nasabah, kemudahan transaksi dan kerja sama strategis....

RADARSEMARANG.ID – Kekerasan pada anak yang marak akhir-akhir ini juga menjadi perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Semarang. Ada keprihatinan, karena hukuman belum mampu membuat pelaku jera. Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang Ida Fadilah dengan Ketua KPAI Kota Semarang yang juga Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jateng John Richard Latuihamallo.

Kira-kira apa yang memicu tingginya kasus kekerasan seksual anak akhir-akhir ini?

Satunya karena penyakit, pelakunya predator. Pertama, pelakunya mengalami kelainan seksual, itu menjadi angka yang utama. Kedua, karena ekonomi. Pelaku yang tidak memiliki kepuasan seksual, tidak bisa menikmati apa yang dirasakan sebagai manusia. Akhirnya, lari ke anak-anak yang sulit dibuktikan secara hukum. Akhirnya, pelampiasannya ke anak-anak yang memang tidak bisa menunjukkan bukti. Ketiga, faktor lain karena lingkungan. Apalagi media yang bisa diakses saat ini sudah tidak berbatas. Semua bisa mengakses siaran televisi, youtube, dan media sosial. Bahkan, bebas mengakses film dewasa.

Upaya apa yang dilakukan KPAI?

Secara nasional, kami selalu melakukan komunikasi dengan Komisi Nasional (Komnas) PA untuk terus menindaklanjuti tindakan-tindakan preventif dan represif kepada penegak hukum agar mengambil tindakan tegas kepada pelaku predator anak. Termasuk melakukan penyuluhan hukum kepada orang tua untuk peduli kepada lingkungannya. Karena banyak kasus anak, selalu melibatkan orang-orang terdekat. Justru, kejahatan terhadap anak tidak hanya menyangkut orang luar, tetapi orang yang begitu dekat dengannya.

Sejauhmana pantauan KPAI selama pandemi Covid-19?

Kami tidak bisa masuk ke daerah karena pandemi. Tapi kami yakin, itu tidak akan hilang. Karena kekerasan tidak hanya seksual anak, tapi ada pemukulan, penderitaan anak di dalam keluarga, itu banyak macamnya. Semua itu silent. Untuk melacaknya, memang harus turun dan mengecek ke lapangan. Sayangnya, masyarakat merasa tabu untuk membawa kasus kekerasan anak ke pihak berwajib. Bahkan, dianggap memalukan keluarga. Pasti mereka menutup rapat-rapat kasus kekerasan tersebut.

Bagaimana dengan regulasi?

Sudah baik. Tinggal komitmen pemerintah menegakkan hukumnya saja. Namun pemerintah perlu melihat faktor pemicunya, apakah karena ekonomi atau penyakit? Jadi harusnya di-break down untuk melakukan langkah-langkah lanjutan. Meski begitu, harus dimulai dari wilayah terkecil, yakni keluarga dan kelurahan, melakukan pengawasan.

Solusinya untuk menekan angka kekerasan anak?

KPAI bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan penyuluhan. Kemudian dengan hakim dan jaksa, agar menuntut dan memutus secara berat untuk predator anak sehingga membuat jera. Selama ini pemerintah sendiri tidak punya suatu komitmen yang nyata untuk menangani kasus anak. Padahal harus dilakukan upaya tegas bahwa ini adalah kejahatan extraordinary. Jadi, bukan hanya korupsi yang menghilangkan uang negara. Tapi anak yang diperkosa hancur masa depannya, itu sudah membunuh anak atau generasi bangsa itu sendiri. (*/ida)

Lainnya

Idealnya Kembalikan ke Fungsi Pasar Tradisional Saja

RADARASEMARANG.ID, Beberapa pasar tradisional di Kota Semarang kondisinya sepi. Bahkan ada pula yang berubah fungsi menjadi tempat tinggal. Komisi...

Terkendala Regulasi, Tak Bisa Serta Merta Jatuhkan Sanksi

RADARSEMARANG.ID, Penyebaran Covid-19 di Kota Magelang terus mengalami peningkatan. Berbagai langkah pencegahan dan tindakan sudah dipersiapkan untuk mencegah penyebaran...

Sasar Pengusaha, Luncurkan Tabungan Bisnis

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 membuat lembaga perbankan untuk terus berinovasi. Baik dari segi nasabah, kemudahan transaksi dan kerja sama strategis....

Skill Saja Tidak Cukup untuk Bisa Meningkatkan Prestasi Sepakbola

RADARSEMARANG.ID - Perkembangan dunia sepak bola di Kota Semarang masih belum menunjukkan prestasi yang memuaskan. Untuk itu, butuh bibit...

Permudah Sinkronisasi Data Penduduk di Desa Terdampak

RADARSEMARANG.ID - Belajar dari pengalaman erupsi 2010, konsep sister village atau desa bersaudara diterapkan sebagai langkah mitigasi bencana Gunung Merapi....

Pengamanan Pilkada Lebih Ekstra pada Penerapan Prokes

RADARSEMARANG.ID - Polres Magelang mulai melakukan operasi untuk mengantisipasi kejahatan yang dapat mengganggu keamanan Pilkada Kota Magelang. Berikut bincang-bincang...

Terbaru

Pilkada Demak, Jalin Silaturahmi, Hindarkan Permusuhan

RADARSEMARANG.ID, Demak - Pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan proses demokrasi biasa yang harus dilalui bersama. Karena itu, dalam konteks...

Integrasi Digitalisasi Informasi Satu Data Vaksin COVID-19, Dua BUMN Digandeng

RADARSEMARANG,ID, JAKARTA - Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan sistem informasi satu data vaksinasi COVID-19, Pemerintah...

Idealnya Kembalikan ke Fungsi Pasar Tradisional Saja

RADARASEMARANG.ID, Beberapa pasar tradisional di Kota Semarang kondisinya sepi. Bahkan ada pula yang berubah fungsi menjadi tempat tinggal. Komisi B DPRD Kota Semarang meminta...

Rotary Sumbang 100 Gawai Untuk Siswa

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Organisasi kemanusiaan Rotary Club Semarang sumbang 100 gawai untuk siswa terdampak pandemi Covid-19. Ini karena masih banyak siswa yang belum bisa...

Tambah Layanan, Kurangi Kerumunan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pengadilan Negeri (PN) Semarang menambah pelayanan sistem informasi berbasis digital yakni PN Semarang mobile. Selain mempermudah pelayanan kepada masyarakat, hal tersebut...

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Random

Perintisnya Almarhum Kusno, Satu RW Ada 16 Bengkel

Di Kota Semarang banyak kampung unik. Salah satunya kampung bengkel pintu mobil. Dinamai demikian, karena dalam satu RW terdapat 16 bengkel mobil. Menariknya, semuanya...

JLS jadi Jalur Maut, Dua Kecelakaan dalam Dua Hari

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga menjadi jalur rawan kecelakaan lalu lintas. Dua kecelakaan terjadi dalam dua hari. Kemarin, mobil Daihatsu Xenia...

Kendaraan Menuju Jalan Sultan Agung Tak Perlu Memutar

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Lampu lalu lintas (traffic light) di bundaran Taman Diponegoro kini diaktifkan kembali. Hanya saja, pergerakannya berbeda dari yang sebelumnya. Sebelumnya, kendaraan dari...

Askot PSSI Semarang Gelar Copa Wali Kota

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG –Asosiasi PSSI Kota (Askot) Semarang langsung tancap gas pasca terpilihnya Yoyok Sukawi menjadi Ketua Umum baru. Mereka akan menggelar Piala Copa Wali Kota...

Wayan di New York

Oleh: Dahlan Iskan Sayang. Sudah terlanjur janji: DisWay hari ini akan menulis tentang anak Indonesia itu. Yang tasnya mencapai nilai Rp 10 miliar itu. Yang...
%d blogger menyukai ini: