Refocusing APBD Pemkab Kendal 2020

132
Mohammad Toha, Sekda Pemkab Kendal. (BUDI SETIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Mohammad Toha, Sekda Pemkab Kendal. (BUDI SETIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Pemerintah, Desa, Perusahaan dan Masyarakat Harus Bahu Membahu
Penanganan virus covid-19 harus dilakukan secara serentak dan bersama. Tidak hanya pemerintah daerah, tapi juga pemerintah desa sampai perusahaan swasta. Mulai dari Sosialisasi Pencegahan sampai Penanganan. Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal Mohammad Toha.

Bagaimana kebijakan anggaran pemerintah daerah untuk penanganan Covid-19?
Pemkab Kendal saat ini sedang melakukan refocusing APBD 2020. Yakni dari APBD 2020 yang sudah disahkan, kami lakukan revisi bersama-sama anggota DPRD Kendal untuk dialihkan sebagian anggaran guna percepatan penanganan Covid-19.
Mulai dari anggaran pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), penyediaan rumah sakit darurat, ruang isolasi sampai kepada penanganan pasien positif covid-19. Termasuk sosialisasi untuk pencegahan penularan virus yang belum ditemukan penangkalnya ini.

Lalu peran pemerintah desa memerangi covid-19 seperti apa?
Pemerintah desa dengan adanya Undang-Undang Desa memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran sendiri. Tapi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI sudah membuat surat edaran (SE) agar Desa merubah APBDes yang ada untuk dialihkan pada penanganan covid-19.
Kemendes PDTT melalui SE nomor 8/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa jadi acuan dalam pelaksanaan Desa Tanggap Covid-19 dan pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan menggunakan Dana Desa (DD).

Lalu bagaimana peran perusahaan swasta untuk memerangi Covid-19?
Perusahaan-perusahaan swasta harus ikut andil penanganan pandemi covid-19. Sebab ini sudah menjadi pandemi global. Yakni bisa melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat dengan memberikan bantuan alat pelindung diri. Seperti masker, sabun tangan, hand sanitizer dan sebagainya. Hal ini penting, agar masyarakat kurang mampu bisa terbantu. Sebab, saat ini sulit untuk mendapatkan masker.

Bagaimana masyarakat turut berperan dalam penanganan pandemi covid-19?
Sedangkan untuk masyarakat bisa membantu dengan saling mengedukasi dan mengingatkan untuk jaga jarak, jangan berjabat tangan, jangan membuat kerumunan massa, selalu memakai masker dan rajin cuci tangan. Sebab diakui atau tidak, kesadaran masyarakat itu masih sangat rendah dan terkesan menyepelekan bahaya dari virus korona. (*/ida)





Tinggalkan Balasan