Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Optimistis dan Tidak Pemarah

111
Yulianto Prabowo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (Sigit Andrianto/Jawa Pos Radar Semarang)
Yulianto Prabowo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (Sigit Andrianto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Jumlah penderita Covid-19 terus bertambah. Meski demikian, jumlah yang sembuh juga semakin banyak. Upaya memutus rantai penularan harus dilakukan bersama-sama. Berikut bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang Sigit Andrianto bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo.

Jumlah penderita Covid-19 di Jawa Tengah terus meningkat?
Karena kita aktif melakukan pencarian sehingga ditemukan banyak kasus baru. Kami sudah melaksanakan setidaknya 6000 rapid test, terakhir kemarin ditemukan 53 kasus positif. Jumlah ini tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Bagaimana upaya Jawa Tengah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19?
Banyak yang kita lakukan. PSBB adalah upaya memutus mata rantai penularan. Selain itu pemakaian masker dan cuci tangan pakai sabun. Termasuk physical distancing. Ini upaya yang harus dan terus dilakukan bersama.

Apakah itu saja cukup?
Yang menjamin adalah daya tahan tubuh kita masing-masing. Upaya yang kita lakukan itu, namanya upaya, tidak bisa menjamin 100 persen. Maka ada satu pertahanan yang kita butuhkan yaitu daya tahan tubuh masing-masing.

Apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh?
Caranya melalui perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS. Makan makanan bergizi seimbang. Hindari makanan cepat saji. Olahraga yang cukup. Berpikir optimistis dan tidak suka marah-marah. Itu akan meningkatkan daya tahan tubuh kita. (*)





Tinggalkan Balasan