Anak Perajin Tempe, Pernah Ikut Ajang Pencarian Bakat Indosiar

Margaretha Bella Ayu, Siswi SMAN 10 Semarang Luncurkan Single Pindah Tresno

134
LUNCURKAN SINGLE: Margaretha Bella Ayu mendapat surprise kue ulang tahun ke-17 dari para penggemarnya.(DOKUMEN PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUNCURKAN SINGLE: Margaretha Bella Ayu mendapat surprise kue ulang tahun ke-17 dari para penggemarnya.(DOKUMEN PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, – Margaretha Bella Ayu sempat menyanyi dari panggung ke panggung untuk membantu perekonomian keluarga. Kini siswi SMA Negeri 11 Semarang ini akan meluncurkan single perdananya.(SIGIT ANDRIANTO, Radar Semarang)

NAMANYA Margaretha Bella Ayu. Ia biasa disapa Bella. Gadis yang tinggal di Genuk, Semarang ini sempat menjadi salah satu dari dua orang yang mewakili Jawa Tengah dalam ajang pencarian bakat Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar 2020. Ia berhasil menyingkirkan 800-an pesaingnya saat digelar audisi di Wisma Perdamaian Semarang.

Sayang, dara punya bakat menyanyi sejak kecil ini harus puas sampai TOP 56 besar. Meski demikian, tidak membuat hatinya ciut. Berkesempatan tampil di depan para juri milenial seperti Fildan DA, Lesty DA, Wenny DA, dam Reza DA, diakuinya, telah memberikan banyak pengalaman.

”Mulai dari penguasaan panggung, teknik vokal, pembawaan saat di panggung dan hal-hal lainnya,” ujar gadis yang hobi menyanyi sejak usia 5 tahun ini.

Pengalaman ini pula yang akan digunakan sebagai bekal untuk terus berkarya ke depannya. Tidak tanggung-tanggung, pedangdut di bawah naungan ADSpro (Asli Dari Semarang–Profesional) ini akan meluncurkan single perdananya.

Ditemui dalam acara prapeluncuran single-nya, ia membeberkan bahwa single yang akan diluncurkan tersebut berjudul Pindah Tresno. Single ini mengisahkan rencana pernikahan muda-mudi yang kandas.

”Ceritanya ada pasangan yang mau nikah, tapi tidak jadi. Padahal sudah dibela-belain, tapi tetap saja tidak jadi menikah,” ujarnya di Rumah Posko Projo, Kawasan Kota Lama, Semarang, Sabtu (22/2).

Gadis yang baru saja merayakan ulangtahunnya ke-17 ini mengatakan, single perdana ini akan dikenalkan kepada masyarakat dengan dibawakan dari panggung ke panggung. ”Seperti dulu. Sebelum ikut LIDA, saya nyanyi dari panggung ke panggung,” tuturnya.

Bella menceritakan, ia memang sering tampil dari panggung ke panggung untuk membantu perekonomian keluarga. Tak jarang pula, putri perajin tempe ini harus pulang larut malam. Meski demikian, hal itu tidak boleh mengganggu tugas utamanya, sekolah.

Ke depan, Bella berharap single albumnya dapat diterima di masyarakat dengan baik. “Mudah-mudahan masyarakat suka dengan lagu saya,” harapnya.

Menurut Kasmiran, ayahnya, Bella sudah hobi menyanyi sejak umur 5 tahun. Ia kemudian diikutkan kursus menyanyi selama 8 tahun. Bella juga sering mengikuti perlombaan menyanyi sejak duduk di bangku SD. Saat SMP, dia membentuk sebuah band musik.

“Bella tampil pertama kali ya menyanyikan lagu anak-anak untuk menghibur di acara anak-anak,” jelas Kasmiran.

Ayahnya menceritakan, ketika Bella bernyanyi di sebuah acara pernikahan, bertemu dengan musisi dari Semarang yang tergabung dalam komunitas musik bernama ADSpro (Asli Dari Semarang–Profesional). Mendengar bakat menyanyinya, ADSpro lalu mengajak Bella bergabung, hingga rekaman lagu single perdana Pindah Tresno. (*/aro)

Tinggalkan Balasan