Perizinan kian Sederhana, Bisa melalui Smartphone

Bincang Bea Cukai turut Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIJ

101
Padmoyo Tri Wikanto. (Sigit Andrianto/Jawa Pos Radar Semarang)
Padmoyo Tri Wikanto. (Sigit Andrianto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kinerja invesatasi dan ekspor terus digaungkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kanwil Bea Cukai Jateng DIJ, turut ambil peran dalam meningkatkan investasi dan ekspor di Jateng-DIJ. Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang, Sigir Andrianto dengan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jateng-DIJ Padmoyo Tri Wikanto.

Apa peran Bea Cukai untuk menarik investor?
Kami Bea Cukai mengambil peran peningkatan investasi dan eksport di Jateng-DIY berupa pemberian insentif. Baik dari sisi fiskal maupun perizinan.

Dari sisi fiskal, apa yang diberikan?
Pembebasan dan keringanan bea masuk, pajak dalam rangka impor dan pungutan negara lainnya. Kami sediakan fasilitas-fasilitas berupa kawasan berikat, pusat logistik berikat, impor tujuan ekspor. Itu bagian dari fasilitas yang kami berikan. Dari situ, kami harapkan para investor mau datang.
Tapi sebenarnya ada parameter lain yang saling terkait. Seperti ketersediaan tenaga kerja, infrastruktur, listrik, buruh dan lain sebagainya. Itu sangat berkorelasi terhadap jumlah investasi.

Apa yang diberikan dari sisi perizinan?
Investor yang akan menanamkan modalnya di Jateng-DIJ, Bea Cukai akan mendukung dari sisi simplifikasi prosedur dan penyederhanaan prosedur. Kami menjamin proses berlangsung cepat.

Manfaat apa yang mereka rasakan?
Perizinan ini dapat dilakukan dengan Online Single Submission atau sistem OSS. Misalnya rencana impor barang apa saja yang dia dibutuhkan dalam rangka investasi tersebut, perizinannya dapat dilakukan dengan lebih sederhana. Itu sudah online dan dapat dilakukan menggunakan smartphone. Sehingga mereka tidak harus datang ke kantor. Kemudian kami akan menerbitkan Nomor Izin Berusaha.

Bagaimana melihat tren penanaman modal di Jawa Tengah saat ini?
Ada tren yang cukup baik. Apalagi akhir-akhir ini ada relokasi dari daerah lain. Mereka berbondong-bondong pengen ke Jawa Tengah. Ada pergerakan perpindahan lokasi-lokasi investasi. (*/ida)

Tinggalkan Balasan