Porsi Seimbang untuk Keluarga dan Yayasan

119
SEMUA GEMBIRA : Wong Aman Gautama Wangsa bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan siswa SD Kuncup Melati. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMUA GEMBIRA : Wong Aman Gautama Wangsa bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan siswa SD Kuncup Melati. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID,  Mengemban tugas sebagai ketua yayasan tentu membuat waktu Wong Aman Gautama Wangsa untuk keluarga menjadi berkurang. Selain quality time, waktu untuk beristirahat juga berkurang. Namun, ia berusaha agar waktu untuk keluarga dan yayasan bisa berjalan secara bersamaan.

“Acara keluarga biasanya Sabtu dan Minggu. Malam minggu untuk makan bersama. Dua hari full kita manfaatkan waktu,”ungkapnya.

Hanya dengan makan bersama di meja makan atau pergi ke restoran membuatnya bahagia. Meski hanya makan bersama, ia justru menyukai. “Sharing soal yang ringan-ringan saja. Berbincang dan bersendau gurai dengan anak dan istri itu sudah bahagia sekali,” tutur lelaki yang memiliki empat anak tersebut.

Di sela-sela waktu bersama, kadang agenda rapat menjadi penghalang. Namun, ia pandai menyiasati waktu tersebut. “Kadang-kadang jika ada rapat kita liat kondisi. Kalau keluarga ada acara, berarti rapatnya yang ditunda. Jadi keluarga dulu, sisanya untuk rapat pertemuan dengan pengurus yayasan lainnya,” ucapnya dengan tegas.

Pada saat makan bersama, kerap kali ia sisihkan sisi romantis agar suasana menjadi cair. “Romantisnya masih wajar ya, nggak terlalu muluk-muluk. Nanti jatuhnya malah jadi gombal ke istri.”

Beruntung, ia memiliki istri yang sangat perhatian dan mengerti kondisinya. Istrinya selalu siap siaga untuk mendengarkan cerita dan memberikan perhatian besar kepadanya. Terutama untuk membesarkan yayasan yang dijalankannya.

“Saran dari istri supaya jangan terlalu kelelahan. Harus bisa membagi waktu dengan keluarga. Kalau ada pekerjaan yang bisa ditunda, ya jangan dipaksa,” tandasnya. (avi/ton)





Tinggalkan Balasan