alexametrics

Tak akan Berhenti Promosikan Wisata

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Gabriel Eksousia Oktaf, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang ini, terpilih menjadi duta wisata Kabupaten Semarang. Satu tahun ke depan ia bakal intens mempromosikan wisata di Bumi Serasi. Tidak sebatas periode duta wisata saja, gadis 19 tahun ini, siap mengabdikan diri demi perkembangan pariwisata seumur hidup.

Kenapa Tertarik menjadi Duta Wisata?

Potensi pariwisata di Kabupaten Semarang sangat besar. Sayang sekali kalau promosinya kurang. Perlu peran milenial untuk pengembangan maupun promosi. Dari situ aku pingin berkontribusi lebih untuk kemajuan pariwisata, seperti masuk ke iduwikas (duta wisata) dan maju mendaftar Mbak Mas Kabupaten Semarang.

Apa peran dan yang dilakukan seorang duta?

Sebagai duta wisata tentu perannya seperti public figure. Harus bisa membangun citra positif. Mulai dari berbicara, sikap komunikasi dengan orang lain, hingga membuang sampah. Memang hal sepele tapi bisa menjadi bom jika saya salah sikap. Terlepas dari masa jabatan (duta wisata) selama satu tahun, aku akan melakukan seumur hidup (ikut mengembangkan pariwisata).

Menurutmu apa yang harus dilakukan untuk menarik pelancong. Khususnya kalangan milenial?

Pengelola wisata harus bisa berbenah, menyesuaikan dengan era sekarang. Seperti pembaharuan infrastrukturnya, peningkatan kebersihan, fasilitas yang akan didapat, serta pelayanannya kepada para pengunjung. Terutama update spot foto yang kekinian. Karena tidak dipungkiri milenial suka berselfie.

Cara yang paling tepat dan cepat di masa sekarang adalah melalui internet dan sosial media. Melalui internet kita dapat membuat blog tentang wisata-wisata yang ada di Kabupaten Semarang. Baik wisata alam, religi, desa wisata, kuliner yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat umum.

Melalui sosial media kita dapat mempromosikan destinasi wisata dan memberikan ulasan ataupun arahan tentang apa saja yang dapat diperoleh di destinasi wisata tersebut. Inovasi yang dapat dijalankan untuk menarik perhatian milenial juga bisa dengan cara vlogging ataupun membuat video singkat.

Bagaimana wisata di masa pandemi menurut kamu?

Pemerintah pusat sudah memberikan langkah yang tepat untuk mengatasi penyebaran Covid-19 dengan program vaksinasi. Dari hal ini angka penyebaran Covid-19 sudah mulai menurun sehingga destinasi wisata boleh beroperasi kembali. Di masa pandemi Kabupaten Semarang sudah menerapkan protokol CHSE hampir di semua tempat-tempat wisata.

CHSE itu sendiri adalah Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), Environment (ramah/kelestarian lingkungan) yang bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di destinasi wisata.

Tentunya, butuh kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk menaati aturan protokol kesehatan. Bisa dipastikan seluruh tempat wisata yang sudah mengantongi izin tentunya aman. Sehingga masyarakat tidak perlu kawatir. (ria/zal)

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya