alexametrics


Berburu Nasi Pecel Semarangan, Pasarnya Menengah Atas, Pembeli Tak Hanya dari Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Nasi pecel merupakan makanan khas dan legendaris bagi masyarakat Indonesia. Banyak daerah memiliki kekhasan, meskipun sama-sama nasi pecel. Termasuk di Kota Semarang, ada sederet penjual pecel tengah malam yang menjadi jujugan masyarakat.

Nasi pecel adalah nasi yang diberi olahan sayuran dipadu dengan saus kacang yang memiliki cita rasa yang khas. Makanya ada pecel yang mencerminkan daerah, seperti Pecel Madiun, Pecel Ponorogo, Pecel Semarangan, dan lainnya.

Biasanya nasi pecel sangat cocok dinikmati untuk sarapan pagi. Namun di Kota Semarang, pecel kerap dijajakan saat malam hari. Sebelum ada kebijakan PPKM Darurat, para penikmat pecel bisa datang hingga tengah malam ke Pujasera Simpanglima Kota Semarang, Gandekan, dan Jalan MT Hariyono Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah. Berhubung PPKM Darurat hingga Minggu ini (25/7), semua dibatasi hingga pukul 20.00 saja. Bahkan, sebagian memilih tidak jualan.

Meski begitu, jangan heran jika harga menyesuaikan segmen pasar. Meski sama-sama jualan di tenda pinggir jalan, kalau segmen pasarnya menengah ke atas, harga pun menyesuaikan.

Salah satunya adalah nasi pecel F2 Mataram. Lokasinya di Jalan MT Haryono, Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah. Warung pecel ini mulai buka pukul 16.00 hingga 20.00 selama PPKM Darurat. Namun sebelum PPKM Darurat, bukan sejak pukul 17.00 hingga habis Isya’. “Saya sudah langganan membeli pecel di sini. Selain karena rasanya cocok di lidah, tempatnya strategis,” kata seorang pria paruh baya yang sore itu menunggu antrean pecel F2 Mataram.

Pembeli yang kebanyakan mengendarai mobil itu, sudah antre berjajar saat wartawan koran ini tiba. Karena sistem pembelian harus take away, banyak pembeli yang antre kemudian mengonsumsinya di dalam mobil masing-masing atau sebagian dibawa pulang.

Meski warung pecel ini cukup terkenal dan sangat ramai pembeli, hingga kini belum masuk ke aplikasi online. Kendati begitu, bukan berarti konsumen tak bisa membeli secara online. Tetap ada jalan menuju Roma, meski tak ada di Go Food atau Grab Food, tapi masih bisa melalui Go Shop di aplikasi Gojek. Konsumen tetap bisa membeli secara online.

“Belum berani masuk ke aplikasi online. Takut kewalahan, karena tenaganya terbatas. Ini saja sudah ramai,” kata Nur Kholik, 48, ibu dua anak yang menjual pecel sejak 2006 silam ini.

Nur mengaku per porsi nasi pecelnya dijual dengan harga Rp 12 ribu. Sayurannya terdiri atas daun pepaya, bayam, kacang panjang, tauge, dan kol. Keistimewaan nasi pecel ini terletak pada saus kacang yang rasanya tidak terlalu pedas maupun manis. Sangat cocok dengan lidah masyarakat Semarang. “Di sini juga ada bantalan (martabak, red), sate usus, sate bakso, sate jeroan, sate keong, tahu tempe bacem, perkedel, kerupuk, dan tahu susur,” tuturnya.

Biasanya, kata Nur, pembeli tertarik dengan menu tambahan untuk dimakan bersama nasi pecel. Bantalan dan sate keong menjadi menu andalan yang paling laris. Menu tambahan dijual dengan kisaran harga Rp 1.000 sampai Rp 7.000.

Setiap harinya, nasi pecel F2 Mataram ramai pembeli. Bahkan jangkauannya tidak hanya Kota Semarang, namun ada yang berasal dari luar kota. “Pembeli di sini kebanyakan dari kalangan menengah ke atas,” akunya.

Wanita asli Semarang ini mengaku usahanya mengalami penurunan semenjak adanya pandemi Covid-19. Pendapatannya menurun drastis. Pada awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020 turun 50 persen. Tapi begitu diberlakukan PPKM Darurat tahun 2021 ini, lebih drastis lagi, pendapatan turun sampai 80 persen. Meski demikian, dagangannya selalu habis terjual. Sebab, para pembelinya tetap saja banyak yang membeli lewat aplikasi ojek online.

Bu Ismiyati berjualan nasi pecel di Jalan MT Haryono Jagalan, Kota Semarang di siang hari selama PPKM Darurat. (Ulin Ni’mah Syahira/Jawa Pos Radar Semarang)

Tina Toon dan Chris John Pernah Makan Pecel Bu Is

Tak jauh berbeda dengan penjual Pecel Bu Ismiyati. Biasanya berjualan dari siang sampai pukul 22.00. Namun karena PPKM Darurat, berjualan saat pagi hingga pukul 20.00.

Lokasi jualannya di Jalan MT Haryono Jagalan, Kota Semarang. Di sini, ada penjual pecel lainnya, Yu Saji dan Yu Surip. Namun keduanya tutup selama PPKM Darurat.

Bu Ismiyati sendiri menjajakan nasi pecel sejak tahun 2008. Dengan resep yang sudah turun temurun yang menawarkan cita rasa khas. Penikmat kuliner pecel khususnya warga Semarang cukup mudah menemukannya. Jualannya di pinggir jalan.

Untuk dapat menikmati satu porsi nasi pecel, lebih murah. Cukup merogeh kocek Rp 8 ribu dengan nasi. Kalau hanya pecel sayur Rp 6 ribu. Harga tersebut tanpa tambahan apapun. Jika ingin menambahkan pelengkap lain, seperti aneka lauk pauk dan kerupuk gendar, harganya bertambah. Tergantung lauk yang dipilih masing-masing pelanggan. Berbagai macam gorengan juga dihidangkan disini.

Pecel Bu Is –sapaan akrab Bu Ismiyati- ini terdiri atas berbagai jenis sayur yang disiram dengan bumbu kacang, mulai bayam, kenikir, daun papaya, kacang panjang, bunga turi, sayur kol, hingga tauge.

Di masa pandemi dan PPKM Darurat seperti sekarang ini, banyak pedagang yang mengeluh karena omzet penjualan menurun, termasuk omzet penjualan pecel Bu Is ini. “Omzet yang saya dapat selama pandemi turun 60 persen,” tutur ibu dua anak yang tetap menikmati jualan pecel di tengah kondisi tak menentu ini.

Diakuinya, sebelum pandemi sering mendapat pesanan pecel untuk berbagai acara ulang tahun, acara gereja, senam, dan lainnya. Berbeda dengan kondisi sekarang sudah tidak ada pesanan untuk acara. Selama pandemi para pelanggan pecel Bu Is tidak perlu risau, kini tersedia melalui aplikasi online dan bisa dipesan dari rumah masing-masing pelanggan.

Pecel Bu Is ini bisa dibilang cukup terkenal. Salah satu artis Tina Toon dan petinju kelas dunia Chris John juga pernah menyantap pecel di warung Bu Is. Bu Is bersyukur, dari hasil jualan pecel bisa membiayai pendidikan kedua anaknya sampai sarjana. “Bersyukur, bisa menyekolahkan kedua anak saya sampai sarjana,” ujarnya. (mg2/mg4/mg1/mg3/ida)

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya