alexametrics

Pernikahan Anak Meningkat, Mayoritas karena Hamil Duluan

Rekomendasi

Pengelola Bioskop Tiarap, Penonton Beralih ke Platform Digital

RADARSEMARANG.ID - Meski sudah dibuka, ternyata minat masyarakat masih tetap minim untuk menonton film di bioskop. Masyarakat memilih menonton...

Sensasi Nonton Film di Bioskop Belum Bisa Tergantikan

RADARSEMARANG.ID - Selama masa pandemi Covid-19, banyak bioskop tiarap. Kendati Semarang merupakan salah satu kota yang memberikan kelonggaran untuk...

RADARSEMARANG.ID – Selama pandemi Covid-19, pernikahan usia anak cenderung meningkat. Rata-rata calon pengantin masih berstatus pelajar sekolah. Mereka terpaksa menikah kebanyakan karena hamil duluan.

RB,16, tampak malu-malu saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di Pengadilan Agama (PA) Kota Semarang. Ia mencoba menyembunyikan perutnya yang membuncit dengan ditutupi tas. Ya, RB memang tengah mengandung lima bulan. Ia datang ke Pengadilan Agama untuk mengurus dispensasi kawin. Alasan RB mencari surat dispensasi ini, lantaran hamil duluan. Ia kebablasan dalam berpacaran.

Harus beberapa kali, RB datang ke PA. Sebab, dispensasi kawin akan dikeluarkan lewat putusan hakim PA. Beruntung, permohonan RB dikabulkan. Siswi SMK ini pun bisa melangsungkan perkawinan secara sah dengan pria yang telah menghamilinya.

“Saya sempat stres, bahkan gak keluar rumah lama karena malu. Tapi setelah nikah ya lega karena ada yang tanggungjawab,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kasus menikah dini juga dialami Yanto (nama samaran), warga Semarang Selatan. Remaja 16 tahun ini terpaksa menikah di usia sangat muda karena sang kekasih hamil duluan alias married by accident (MBA).

“Pacar saya teman sekolah. Kebetulan selama pandemi, dia belajar daring di rumah saya. Nah, saat rumah sepi, akhirnya saya kebablasan. Saya sempat pusing saat pacar saya itu ngasih tahu terlambat bulan,”cerita Yanto, yang masih sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Semarang.

Karena hamil itu, sang pacar, Santi (nama samaran), minta pertanggungjawaban. Kini, perut Santi sudah semakin membuncit. “Sekarang saya nikah siri dulu, nikah resminya masih mengurus permohonan dispensasi kawin di pengadilan,”ujarnya.

Selama pandemi Covid-19, jumlah pernikahan dini di Kota Semarang memang cenderung tinggi. Tercatat, selama 2020 di mana Covid-19 mulai merebak, ada sebanyak 235 calon pengantin belia yang mengajukan dispensasi kawin. Jumlah itu naik tajam dibanding 2019, yang hanya 105 pengajuan dispensasi kawin. Sedangkan pada 2021, pada Januari sudah ada enam permohonan dispensasi kawin yang dikabulkan.

Panitera Muda Pengadilan Agama Semarang  Junaidi mengungkapkan, mayoritas yang mengajukan dispensasi kawin adalah calon pengantin wanita. Rata-rata mereka masih berusia 17-18 tahun atau masih berstatus siswi SMA ataupun SMK.

Junaidi menjelaskan, sejak Peraturan Mahkamah Agung (MA) menaikkan batas usia menikah menjadi 19 tahun (laki-laki dan perempuan), permintaan dispensasi kawin semakin melonjak. “Saat batas usia 16 tahun saja sudah banyak (yang mengajukan dispensasi kawin), apalagi sekarang dinaikkan jadi 19 tahun,” katanya.

Kendati demikian, tidak semua permohonan yang masuk diterima. Tentunya, harus memenuhi syarat. Selain administrasi, dikabulkannya permohonan dispensasi kawin harus dalam keadaan mendesak. “Seperti hamil duluan, itu pasti akan dikabulkan,” jelasnya.

Selain hamil, permohonan karena penyebab lain juga akan dikabulkan dengan catatan harus mendesak. Misalnya, calon pengantin sudah berbuat kelewatan atau zina, berani berhubungan layaknya suami istri, atau sudah ubyang-ubyung ke mana-mana berdua. (ifa/cr2/jks/aro)

Terbaru

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Pada pertengahan Februari lalu Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar...

Lainnya

Pengelola Bioskop Tiarap, Penonton Beralih ke Platform Digital

RADARSEMARANG.ID - Meski sudah dibuka, ternyata minat masyarakat masih tetap minim untuk menonton film di bioskop. Masyarakat memilih menonton...

Sensasi Nonton Film di Bioskop Belum Bisa Tergantikan

RADARSEMARANG.ID - Selama masa pandemi Covid-19, banyak bioskop tiarap. Kendati Semarang merupakan salah satu kota yang memberikan kelonggaran untuk...

Galakkan Program ‘Jo Kawin Bocah’

RADARSEMARANG.ID - Pernikahan anak sudah marak sejak lama. Bukan hanya saat pandemi Covid-19. Legal Resources Center untuk Keadilan Jender...

70 Persen Pemohon Dispensasi Kawin adalah Siswi SMK

RADARSEMARANG.ID - Panitera Muda Pengadilan Agama Semarang  Junaidi mengungkapkan, dari sekian banyak permohonan dispensasi kawin yang ditangani, mayoritas masih...

Lahan Kumuh di Trimulyo Disulap Jadi Ijo Royo-Royo

RADARSEMARANG.ID - Wilayah Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk kerap dilanda rob dan banjir. Tanahnya sulit ditanami. Namun lewat urban farming,...

Normalisasi Tunggu Pembebasan Lahan

RADARSEMARANG.ID, SEBENARNYA konsep desain normalisasi Sungai Beringin sudah ada sejak lama. Anggarannya pun sudah diajukan. Hanya saja, memang belum...

Siswa Difabel Kesulitan Belajar Daring, Guru Andalkan Home Visit

RADARSEMARANG.ID - Home visit sejak Oktober juga dilakukan guru SLB Negeri Kota Semarang. Dalam seminggu, guru bisa satu atau...

Tiga Pohon Asam Tetap Subur sejak Ratusan Tahun

RADARSEMARANG.ID - Pohon asam di Jalan Menoreh Utara XII Sampangan, Kota Semarang, tumbuh subur. Batangnya sebesar cakupan 7 orang...

Menarik

Napak Tilas sebagai Pembelajaran Out Class Learning

RADARSEMARANG.ID, PENGERTIAN napak tilas yaitu menilik kembali kepada kejadian,peristiwa atau pengalaman penting yang terjadi sebelumya untuk kita kita hubungkan...

Jadwal Olahraga GOR Tri Lomba Juang Dibatasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang membatasi sejumlah kegiatan olahraga di GOR Tri Lomba Juang....

Tingkatkan Prestasi Belajar Sistem Rem dengan Metode ATI

RADARSEMARANG.ID, MATA pelajaran produktif Teknik Sepeda Motor khususnya kompetensi sistem rem di sekolah menengah kejuruan (SMK) adalah mata pelajaran...

‘Spiderman Cilik’ Dilatih Panjat Tebing

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Nafisa Adelia, 8, yang beberapa waktu lalu viral karena aksinya merayap dinding rumah, ikut latihan panjat...

Banyak Warga Berbondong-Bondong Rapid Test

RADARSEMARANG.ID, Sejak pemberlakuan new normal di Kabupaten Batang, roda perekonomian kembali berputar. Banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Meski begitu,...

Populer

Sembilan PTS di Jateng Direkomendasi Ditutup, Ini Penyebabnya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sembilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jateng direkomendasikan ditutup. Selain itu, sebagian lagi ada yang dimerger...

Berharap Legislatif dan Eksekutif Harmonis

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun berharap ada keharmonisan dan sinkronisasi tujuan antara legislatif dengan eksekutif. Terlebih...

Jadi Sasaran Kesalahan, Lady Ajukan Perpisahan

RADARSEMARANG.ID, Lady Sandi terpaksa meninggalkan rumah. Ia memilih pulang ke rumah orang tuanya setelah kerap cekcok dengan suaminya. Ini...

Spiritualitas Kerja

Oleh: Muhammad Irfan Helmy RADARSEMARANG.ID - Pekerja sering melupakan aspek spiritualitas. Kerja hanya dianggap sebagai cara mendapatkan uang. Kerja tidak...

Dewan Desak Disdik Keluarkan SK Penugasan 200 PTT

RADARSEMARANG.ID, Demak - Nasib 200 pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Demak tak jelas....