alexametrics

Selain Pasar, Juga Dikenal Sebagai Tempat Mangkal PSK

Baca Lainnya

Siswa Difabel Kesulitan Belajar Daring, Guru Andalkan Home Visit

RADARSEMARANG.ID - Home visit sejak Oktober juga dilakukan guru SLB Negeri Kota Semarang. Dalam seminggu, guru bisa satu atau...

Jadi Guru SLB Harus Ekstra Sabar dan Ikhlas

RADARSEMARANG.ID - Tidak sembarang orang mendapat panggilan untuk mengemban tugas menjadi seorang guru, terlebih di Sekolah Luar Biasa (SLB)....

Siswa Ngambek Belajar karena Ingin Ketemu Guru

RADARSEMARANG.ID - Masa pandemi Covid-19 membuat sistem pendidikan di Indonesia berubah. Tidak semua guru dan siswa bisa segera beradaptasi...

 RADARSEMARANG.ID – Pembangunan  flyover di Ganefo, Mranggen menjadi harapan baru bagi warga Mranggen dan sekitarnya. Jika flyover itu selesai dibangun, diharapkan tidak ada lagi kemacetan arus lalulintas yang hampir terjadi setiap hari. Utamanya, di perlintasan rel kereta api (KA) double track yang menghubungkan Jakarta-Surabaya tersebut.

Keberadaan rel KA yang berdekatan dengan Stasiun Brumbung ini sudah lama menjadi perhatian pemerintah daerah lantaran menjadi titik macet jalan raya Mranggen-Karangawen atau jalur tengah antara Semarang-Grobogan itu. Kini, Pemprov Jateng tengah bersiap memulai pekerjaan untuk membangun flyover tersebut.

Camat Mranggen Wiwin Edi Widodo mengatakan, kawasan Pasar Ganefo Mranggen yang kini menjadi titik konsentrasi pembangunan flyover memiliki sepenggal sejarah bagi masyarakat sekitar. Dulu, kata dia,  kawasan Ganefo hanyalah perlintasan KA. Namun sejak 1965 wilayah itu mulai ramai dengan aktivitas penduduk.  Keramaian itu mulai muncul setelah dijadikan tempat transit estafet pembawa obor Pekan Olahraga Nasional (PON). Api PON biasanya diambil dari sumber api abadi Mrapen, Manggar Mas, Grobogan. Di tempat titik transit itupula, banyak pedagang es dawet yang menjadi ampiran minum bagi peserta estafet api PON tersebut. Juga makin banyak warga yang memanfaatkan untuk lokasi nongkrong karena banyak warung makan.

Lama-kelamaan, kawasan Ganefo muncul menjadi tempat lesehan untuk berjualan sayur-sayuran. Pemasok dan pembeli datang dari berbagai daerah. Bahkan lintas provinsi. Ada yang dari Jatim, Purwodadi, Bandungan maupun Kota Semarang. Kemudian, berkembang lagi menjadi kios-kios yang disewakan untuk pedagang. Adapun besaran uang sewa sesuai yang diatur dalam surat edaran Kementerian Perhubungan dengan variasi harga. Antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per meter per tahun.  “Sejak dijadikan tempat jualan sayuran, kawasan rel KA itu dikenal menjadi Pasar Ganefo,” jelas Wiwin, kemarin.

Setidaknya, di Pasar Ganefo yang menempati lahan di sekitar rel KA itu sebelumnya ada sekitar 200 lebih lapak pedagang. Namun sekarang sebagian besar telah dibersihkan untuk kepentingan pembangunan flyover tersebut. Semula kios-kios itu dibangun oleh perorangan di atas tanah PT PJKA (PT KAI) yang kemudian disewakan ke padagang. Lantaran disewakan perorangan, maka Pasar Ganefo tidak memiliki kontribusi untuk pendapatan pemerintah desa atau pemerintah daerah. Pasar itu juga tidak di bawah kewenangan Dinas Perdagangan Demak, karena dikelola swasta atau perorangan.

“Karena itu, kita telah mengusulkan agar PJKA memberi kesempatan pemerintah desa untuk bisa kerja sama agar Pasar Ganefo nantinya bisa dikembangkan menjadi Pasar Desa Kembangarum, agar ada kontribusi untuk desa terkait,”harapnya.

Di sisi lain, kawasan Pasar Ganefo juga dikenal sebagai salah satu titik lokalisasi liar bagi Pekerja Seks Komersial (PSK). Karena itupula, tempat itu kerap menjadi sasaran operasi yustisi petugas Satpol PP Pemkab Demak. Setiap operasi digelar, petugas biasanya mendapati PSK dari luar daerah yang sedang melayani pelanggan serta mendapatkan hasil operasi lain berupa penjualan minuman keras (miras).

Kini, lantaran sering dioperasi Satpol PP dan tempat mangkal PSK ditutup, para PSK yang masih nekat beroperasi pindah ke tempat lain di kawasan areal persawahan dan tegalan yang ada di sekitar kawasan Ganefo tersebut. “Bedeng-bedeng tempat praktik mereka (PSK) sudah tidak ada.  Sudah dibersihkan oleh PJKA. Mereka pindah di sawah dan tegalan,”kataya. (hib/aro/bas)

Lainnya

Siswa Difabel Kesulitan Belajar Daring, Guru Andalkan Home Visit

RADARSEMARANG.ID - Home visit sejak Oktober juga dilakukan guru SLB Negeri Kota Semarang. Dalam seminggu, guru bisa satu atau...

Jadi Guru SLB Harus Ekstra Sabar dan Ikhlas

RADARSEMARANG.ID - Tidak sembarang orang mendapat panggilan untuk mengemban tugas menjadi seorang guru, terlebih di Sekolah Luar Biasa (SLB)....

Siswa Ngambek Belajar karena Ingin Ketemu Guru

RADARSEMARANG.ID - Masa pandemi Covid-19 membuat sistem pendidikan di Indonesia berubah. Tidak semua guru dan siswa bisa segera beradaptasi...

Awalnya Cuma Tiga Orang, Sekarang Sekampung Fokus Budidaya Bonsai

RADARSEMARANG.ID - Bagi para pecinta bonsai, pasti tak asing dengan Kampung Bonsai Pongangan Gunungpati. Kampung yang berlokasi di Jalan...

Merawat Bonsai Membutuhkan Keseriusan, Kesabaran, dan Konsistensi

RADARSEMARANG.ID - Seni bonsai tak lekang oleh waktu. Pohon yang sengaja dikerdilkan ini selalu menyuguhkan keindahan. Selaras dengan harganya...

Dusun Kedung Glatik Bakal Ditenggelamkan

RADARSEMARANG.ID - Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun bendungan raksasa. Namanya Bendungan Jragung....

Terbaru

Pilkada Demak, Jalin Silaturahmi, Hindarkan Permusuhan

RADARSEMARANG.ID, Demak - Pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan proses demokrasi biasa yang harus dilalui bersama. Karena itu, dalam konteks...

Integrasi Digitalisasi Informasi Satu Data Vaksin COVID-19, Dua BUMN Digandeng

RADARSEMARANG,ID, JAKARTA - Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan sistem informasi satu data vaksinasi COVID-19, Pemerintah...

Idealnya Kembalikan ke Fungsi Pasar Tradisional Saja

RADARASEMARANG.ID, Beberapa pasar tradisional di Kota Semarang kondisinya sepi. Bahkan ada pula yang berubah fungsi menjadi tempat tinggal. Komisi B DPRD Kota Semarang meminta...

Rotary Sumbang 100 Gawai Untuk Siswa

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Organisasi kemanusiaan Rotary Club Semarang sumbang 100 gawai untuk siswa terdampak pandemi Covid-19. Ini karena masih banyak siswa yang belum bisa...

Tambah Layanan, Kurangi Kerumunan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pengadilan Negeri (PN) Semarang menambah pelayanan sistem informasi berbasis digital yakni PN Semarang mobile. Selain mempermudah pelayanan kepada masyarakat, hal tersebut...

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Random

Pengendara Dirapid dan Diberi Coklat

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Polres Pekalongan Kota menggandeng tim gugus tugas pada operasi Zebra 2020. Kali ini tidak hanya menertibkan pengendara lalu lintas, tetapi juga...

Mitra Gojek Semarang Lakukan Aksi Damai Minta Kantor Gojek Dibuka Kembali

SEMARANG, RADARSEMARANG.ID-VP Region Gojek, Region Jawa Tengah-DIY, Delly Nugraha mengapresiasi mitra Gojek yang telah menyalurkan aspirasinya di Kantor Gojek Semarang, Rabu (14/8/2019). Ia...

Akhirnya Mengisi Seminar Lagi

RADARSEMARANG.ID - Sudah lama (sekali) saya tidak mengikuti seminar. Apalagi menjadi narasumber. Minggu lalu tiba-tiba ada permintaan untuk menjadi pembicara. Yang mengundang rektor IAIN...

Tawarkan Konsep Mewah dan Aman

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Bisnis wedding organizer (WO) sempat terpuruk di awal masa pandemi. Kelonggaran yang diberikan pemerintah membuat bisnis ini kembali menggeliat. Intimate wedding adalah...

FIFGroup Salatiga Salurkan 250 Paket Bantuan

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Banyaknya perusahaan yang memberhentikan pekerjanya karena dampak dari virus Covid-19. Hal tersebut menggugah FIFGroup cabang Salatiga untuk memberikan bantuan pada warga...
%d blogger menyukai ini: