Istri Hamil Tua, Ditinggal Selingkuh

267
ILUSTRASI: YOGI/JAWA POS RADAR SEMARANG
ILUSTRASI: YOGI/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID,- Selingkuh itu indah. Setidaknya itu dirasakan John Dori, 28. Bahkan, ia sampai tega meninggalkan istrinya, Lady Sandi, 22, yang tengah hamil tua. Tak bisa ditoleransi, Lady pun langsung menggugat cerai suaminya. Padahal usia perkawinan keduanya baru setahun.

Bukan kali pertama bagi Lady mengetahui John pergi dengan wanita lain. Biasanya beralasan urusan bisnis. Jadi, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Sayangnya, kali ini dia kecolongan. Sakit hatinya begitu mendalam saat mengetahui dia bersama WIL di sebuah kamar hotel. Duh, parah.

Kisah itu bermula ketika John yang sering tak pulang karena sibuk mengurus pekerjaan. Pulang seminggu sekali sudah bagus. Kala itu, Lady tengah berbadan dua. Jelas ia butuh perhatian lebih karena kerepotan mengurus kesibukannya sebagai owner bisnis online baju. Terkadang ia sakit karena kecapekan, sementara tempatnya berkeluh-kesah sedang di luar jangkauan.

“Karena kecapekan kadang sakit, suamiku jarang pulang karena sibuk kerja,” katanya.

Meskipun komunikasi melalui WhatsApp aktif, Lady juga membutuhkan kehadiran suaminya. Kehamilannya yang pertama ini ia menjadi sangat manja. Beruntung ia tinggal bersama mertua. Jadi ada yang menemani. Kalau tidak, bisa-bisa ia stres tinggal sendirian.

Anehnya, komunikasi itu hanya dilakukan melalui chat dan telepon. John selalu menolak panggilan video call. Dari situlah kecurigaan muncul. Setiap harinya, Lady selalu menanyakan keadaan suaminya, sudah makan atau belum. Agenda hari ini apa, hingga hal spele memakai baju warna apa. Ia tak ingin mengurangi perhatian hanya karena sedang tidak bersama.

Sayangnya, jawaban John selalu membuat kecewa dan menyakitkan hati. Jawaban jutek, dianggap bawel, dianggap mengganggu dan perkataan kasar lainnya. Lady yang kecil hati menjadi gampang menangis, apalagi ia sedang mengandung.

“Selain tidak pulang, ujianku pas mengandung ya itu, Mas John menjadi kasar,” imbuhnya.

Beruntung, mertuanya selalu baik. Bahkan sering meminta maaf atas kelakuan anaknya. Jika sudah bergitu, Lady menjadi tak enak hati. Yang semula cemberut menjadi senyum. Meskipun sulit memendam, ia tak ingin terlihat sedih di hadapan mertuanya.

Sepandai-pandainya tupai melompat akan terjatuh juga. Begitulah kalimat yang tepat untuk John. Karena ulahnya sendiri, ia kejeglong. Ia salah mengirim pesan kepada istrinya yang akan ia tunjukkan kepada selingkuhannya, Pretty. Di situlah jawaban terungkap. Lady langsung naik darah. Ia melaporkan hal itu kepada orangtuanya. Sontak, mereka marah. Alasan di balik tidak pulangnya John karena bermain nakal di luar sana.

John saat itu bingung. Ia mencoba menarik pesan yang telah dikirim. Sayangnya, hal itu tidak berhasil karena Lady telanjur mengetahui. Tak butuh waktu lama, ia lantas menyusul ke tempat kerja bersama mertuanya. Ia tak peduli dengan perutnya yang besar. Tujuannya untuk menyeret John pulang. Sayang, John yang sudah telanjur nyaman dengan selingkuhannya tak mau kembali. Bahkan orang tuanya memaksa pun ia enggan.

“Padahal kita menikah belum ada satu tahun, ini masih hamil anak pertama malah ditinggal selingkuh. Saya sendiri harus kuat mengahadapi ujian seberat ini,” keluhnya. (ifa/aro)

Tinggalkan Balasan