Suami Kaya, Tapi Semena-Mena

520

RADARSEMARANG.ID,LAGI-lagi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi pemicu retaknya rumah tangga. Sebagaimana kisahnya Lady Sandi, 22, dan suaminya John Dori, 24. Pasangan muda yang baru menikah dua tahun ini harus berpisah lantaran kasus KDRT yang dialami Lady.
Sejak pacaran, diakui Lady, John memang sudah main kasar. Bahkan omongan yang keluar dari mulutnya tak kalah pedas dengan cabai. Namun karena cinta yang tumbuh dari keduanya, hal itu tak menyurutkan niat Lady untuk bersedia dipinang John.

Namun kakak Lady, justru menganggap adinya Lady yang memang matre. Jadi disakiti pun, selama ada uang tidak masalah. Apalagi, John yang berasal dari kalangan kaya, bisa semena-mena memperlakukan Lady.

“Saya lihat, John memang sedikit kasar. Saya pikir setelah menikah akan berubah, nyatanya malah semakin parah,” kata kakak Lady saat menunggu sidang perceraian adiknya di ruang tunggu sidang Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Kota Semarang.

Karena jarak rumahnya yang tidak jauh, kakak Lady tahu betul bagaimana perlakuan John kepada Lady. Tak hanya suaranya yang keras saat membentak, sandal pun bisa terbang mengenai tubuh Lady.

Bedanya, saat bersama sang anak, John adalah sosok ayah yang lembut. Bahkan tak pernah sedikitpun berkata kasar di depan anaknya. Namun sifat temperamennya dan kemarahannya kerap diluapkan kepada Lady. Bahkan membanting dan melempar apa saja yang bisa ia raih, itu menjadi pemandangan biasa.

Tidak visum memang. Namun bekas yang ditimbulkan dari KDRT itu tak hilang. Kepalanya kerap pusing lantaran stress merasakan kelakuan suaminya yang keterlaluan. Bagi kakak Lady, meskipun pernikahan mereka baru seumur jagung mereka lebih baik berpisah. “Saya kasian lihat adikku ibaratnya disiksa terus. Kaya sih kaya, hanya saja tidak punya etika,” imbuhnya.

Sebelumnya, ia sudah memperingatkan adiknya untuk tidak melanjutkan hubungan dengan John. Ia bisa melihat sisi buruk dari gelagat John yang sok-sokan dan belagu. Orang tuanya pun setuju, ia tak mau harus menelan kepahitan akibat menikah dengan orang kaya yang tak punya etika. Nasi sudah menjadi bubur, nasihat demi nasihat sudah tak mempan lagi. Lady harus menanggung keputusannya. Kini, ia telah menjadi janda satu anak. (ifa/ida)





Tinggalkan Balasan