Bohong Soal Status, Istri Batalkan Nikah

228
ILUSTRASI
ILUSTRASI: (YOGI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID,- Ini menjadi pelajaran bagi kaum hawa. Hati-hatilah saat memilih calon suami. Pastikan statusnya sebelum pernikahan digelar. Lajang, duda atau masih terikat tali perkawinan. Jangan bernasib apes seperti yang dialami Lady Sandi, 29. Pria pujaannya, John Dori, 30, yang mengaku status lajang, ternyata sudah beristri. Padahal pernikahan sudah dilakukan. Karena merasa dibohongi, Lady pun mengajukan permohonan pembatalan pernikahan. Alhasil, pernikahan yang sudah berlangsung hampir setengah tahun itu pun akhirnya ambyar.

Kisah ini bermula saat John melamar Lady yang masih perawan. Saat itu, John mengaku masih perjaka ting-ting. Lady percaya, karena di KTP John masih tertulis belum menikah. Setelah menikah, keduanya hidupnya layaknya pengantin baru. Madu malam pertama pun sudah dinikmati. Sebagai istri, Lady sangat menghormati suaminya. Ia bahkan membebaskan John menjalankan hobinya di sela bekerja. Ya, John kebetulan anggota komunitas motor. Touring kesana-kemari dijalani. Lady sendiri sibuk sebagai penjahit. Namun lama-lama, Lady merasa kesepian karena belum memiliki momongan. Ia terus menunggu kedatangan suaminya pulang bekerja. Bahkan sampai larut malam Lady masih terjaga untuk membukakan pintu sang suami.

Setelah mendapat tugas di luar kota, John jarang pulang. Sebulan kadang hanya pulang dua kali. Lady sempat rewel. Namun lama-lama terbiasa. Untuk mengurangi rasa bosannya, ia sibuk menjahit apa saja. Menerima pesanan sebanyak mungkin.

Suatu hari, diceritakan Lady, ia ingin mengajukan pinjaman untuk modal usaha. Tentu syaratnya menggunakan KTP dan KK. Lady sebelumnya tak begitu mempedulikan surat berharga itu. Namun di saat genting seperti ini, ia baru menyadari bahwa ia dan John belum mengubah KK pasca menikah.

“Awalnya saya nggak begitu memperhatikan. Ternyata di fotocopi KTP Mas John kok masih berstatus belum kawin? Padahal punyaku sudah diganti lama,” katanya.

Ia pun menghubungi John. Namun nomor HP-nya tidak aktif. Karena penasaran, Lady memberanikan diri mendatangi perusahaan tempat John bekerja. Ia telusuri di mana John ditugaskan. Beruntung ia diberi alamat lengkap di Pati. Sesampainya di tempat John bekerja, ia menanyakan keberadaan suaminya.

Saat ditanya oleh petugas siapa Lady, ia menjawab istri John. Sontak petugas bingung. Sebab, yang ia ketahui istri John bukanlah Lady, melainkan Pretty, karyawan yang juga bekerja di perusahaan tersebut. Usut punya usut, John ternyata menikah lagi. Lady sekarang tahu alasan suaminya tidak mau mengubah status di KTP.

Saat itu, Lady membawa surat-surat penting termasuk buku nikah. Ia pun menunjukkan bukti itu ke teman-teman kerja John. Kontan saja, John meledak kemarahannya. Lady juga lebih marah. Ia benar-benar hancur. Pamit bekerja malah mendua.

“Siapa yang tidak marah kalau suami seperti itu. Kurang ajar. Aku pontang panting di rumah sendirian, dia enak-enakan di luar beginian,” katanya geram.
Karena masalah itu, ia lantas mengajukan pembatalan nikah. Ia tak sudi memiliki riwayat pernah menikah dengan John. (ifa/aro)

Tinggalkan Balasan