Istri Tidak Jujur, Keluarga Hancur

674
ILUSTRASI
ILUSTRASI

RADARSEMARANG.ID, – Bagi John Dori, 29, kejujuran adalah kunci utama dalam berumah tangga. Sayangnya, istrinya Lady Sandi, 28, menipunya habis-habisan. Mengetahui hal itu, John tak pelu berpikir lama. Karena kekecewaannya itu, ia pun menjatuhkan talak tiga. Keluarga ini pun ambyar.

Kisah ini bermula ketika John dan Lady berkenalan melalui media sosial. Dari dunia maya, akhirnya komunikasi keduanya menjadi intensif. Kepada John, Lady mengaku memiliki banyak rumah kontrakan, menjadi pengusaha ayam petelur, dan sejumlah konter HP di Semarang. John yang hanya pengusaha persewaan alat mendaki dan bisnis online akhirnya tergiur. Keduanya pun janjian jumpa darat di salah satu kafe di Semarang.

Penampilan Lady yang glamour membuat John silau. Ia yakin betul Lady adalah orang kaya. Pengusaha muda yang sukses. “Saat pertama bertemu aku jatuh cinta setengah mati, cantik, badannya bagus, yang dipakai juga barang branded,” kata John mengingat.

Lady yang juga sudah jatuh hati karena ketampanan John ingin segera dinikahi. Hubungan asmara itu berlanjut sampai ke jenjang pernikahan. Tapi masih akad, belum resepsi. Keduanya kemudian tinggal di rumah orang tua John, karena ia belum memiliki rumah. Lady tak mengapa, ia menerima semua hidup sederhana itu. “Aku salut sama dia yang mau tinggal bareng di rumah orangtuaku yang masih jelek, padahal dia kan orang kaya,” ujarnya.

Diceritakan John, ia merasa aneh saat ia ingin menggelar pesta pernikahan, namun tidak diperbolehkan Lady. Katanya ia ingin sederhana saja. Saat ingin berkunjung ke rumah juga terus-menerus dihalangi. Sebenarnya, John belum mengenal Lady secara baik. Begitupun dengan keadaan keluarganya. Namun cinta membutakan segalanya, sehingga John mengurungkan niat.

Buat bangun rumah saja, kata Lady. Karena John tipe penurut ia mengiyakan permintaan Lady. Kepercayaan John terhadap istrinya sangat tinggi. Dana untuk membangun rumah diserahkan kepada Lady. Sayang, nasib malang menimpa John. Ia menganggap istrinya tak akan gelap mata, karena berasal dari keluarga berada. Bukannya iuran, uang untuk membangun rumah ludes, John marah, jelas ia menaruh curiga dengan istrinya.

Singkat cerita, John menyelidiki istrinya. Ia kaget bukan kepalang saat mengetahui istrinya tidak memiliki apa-apa alias miskin. Ia selama ini ditipu habis-habisan. Mengaku orang kaya ternyata yang dipamerkan milik saudaranya. Mengetahui hal itu, John tak sanggup. Ia menjatuhkan talak. Baginya, kepercayaan yang sudah dinodai tidak bisa dikembalikan. “Aku sempat stres. Malu sama tetangga, malu sama keluarga besar. Sakit hati bukan karena dia miskin, tapi dia tidak jujur,” tuturnya. (ifa/aro)





Tinggalkan Balasan