Senin, 23 Jul 2018
radarsemarang
icon-featured
Sosok

Kerja Keras dan Disiplin

Rabu, 11 Jul 2018 13:46 | editor : Agus Purwahyudi

Vera Wahyu Wulandari

Vera Wahyu Wulandari (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID - DEDIKASI, disiplin, dan semangat Vera Wahyu Wulandari berbuah manis. Vera, sapaan akrabnya, menjuarai kompetisi pencak silat The 4th Sebelas Maret International Pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Championship 2018, baru-baru ini.

Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil adalah ungkapan yang tepat menggambarkan capaiannya. Mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini tanpa kenal lelah dan pantang menyerah, terus berlatih, dan berusaha hingga akhirnya meraih medali emas pada ajang bergengsi tersebut.

“Saya memang sudah senang dengan pencak silat sejak kecil. Tidak hanya melatih fisik, namun juga mental. Pencak silat juga bagus untuk kesehatan, karena kita juga bergerak layaknya berolahraga,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (10/7).

Vera mengaku, dalam menghadapi setiap pertandingan, ia selalu menyiapkannya dengan baik. Vera mengklaim, kunci untuk sukses adalah dengan kerja keras dan berlatih secara disiplin. “Selain itu juga memperkuat teknik-teknik yang ada,” imbuh dara kelahiran Pati, 13 Oktober 1998 ini.

Tidak hanya itu, Vera --panggilan akrabnya-- juga terus memperkuat stamina tubuh agar saat bertanding bisa terjaga. Vera mengaku, selama satu bulan lamanya, secara konsisten berlatih tiga kali sehari. “Baik itu sekadar jogging saat di rumah maupun di kampus,” katanya.

Diakuinya, prestasi yang selama ini diraih juga berkat dukungan orangtua dan teman-teman di UKM PSHT. “Selain kerja keras dan latihan disiplin, tidak lupa juga doa dan dukungn dari keluarga serta teman-teman. Hal ini yang membuat saya semakin bersemangat,” ujarnya. 

(sm/tsa/aro/ap/JPR)

Alur Cerita Berita

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia