Rabu, 18 Jul 2018
radarsemarang
icon-featured
Otomotif

Usung Konsep Digger Style

Senin, 09 Jul 2018 19:14 | editor : Agus Purwahyudi

CHOPPER KLASIK: Motor Honda Mega Pro yang disulap menjadi Digger Style

CHOPPER KLASIK: Motor Honda Mega Pro yang disulap menjadi Digger Style (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - MODIFIKASI Motor  custom di Kota Semarang tidak bisa dipandang sebelah mata. Contohnya saja Honda Mega Pro tahun 1999 milik Idham Habibi yang disulap dengan desain modifikasi yang unik serta beda dari pada yang lain. Ya Idhan merombak kuda besi kesayangannya tersebut dengan gaya Digger Style.

Digger Style sendiri adalah motor chopper era 1970-an yang biasanya digunakan untuk drag race. Idham pun merombak keseluruhan dan hanya menyisakan mesin Mega Pro yang ia pertahankan sebagai dapur pacu.  “Proses pembuatannya selama tiga bulan, semua part-partnya custom,” katanya.

Motor Digger buatan Idham memang beda dari yang lainnya, bentuk tangki memanjang mirip prisma. Sementara suspensi bagian depan mengadopsi model girder. Ia mengaku memilih model tersebut karena simple dan seperti motor khas Eropa yakni Inggris. “Model ini jarang digunakan builder dan biker Indonesia, apalagi per ada didalam pipa dan terkunci paten,” jelasnya builder dari Weekend In Garage ini.

Idham mengaku jika pengerjaan suspensi depan ini adalah bagian tersulit, apalagi karena per berada didalam pipa, pemasangannya pun harus teliti agar tetap presisi. Sementara untuk posisi berkendara, ia mengaku sengaja dibuat senyaman mungkin, salah satunya adalah  posisi kemudi dibuat lebih mundur sedangkan posisi kaki layaknya berkendara normal. “Riding stylenya tentu diperhatikan, demi kenyamanan dalam berkendara,” tuturanya.

Untuk memperkuat konsep, Idham memilih warna ungu disemua bagian kuda besinya tersebut. Urusan painting, ditangani oleh Wawan Junx Bakwan spesialias painting custom di Semarang. Disini Wawan menggunakan warna ungu dicampur dengan gilter dan mengsung konsep scallop chicano. “Warna ungu tua ini medominasi bagian bodi dan blok mesin dengan aksen tribal di beberapa bagian,” jelasnya.

PRESISI: Pengerjaan suspensi depan bagian tersulit, apalagi karena per berada didalam pipa.

PRESISI: Pengerjaan suspensi depan bagian tersulit, apalagi karena per berada didalam pipa. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Kesan Chopper pun sengaja diperkental oleh Idham dengan menggunakan velg besar pada bagian roda depan yang dibungkur dengan ban Swallow Sprinter  3.00- 21. Sementara bagian belakang menggunakan ban dengan tapak super lebar ukuran 5.10 – 16. Agar kesan simple muncul, lampu rem dan lampu sign dipasang di tube dan frame motor. “Semua part yang saya gunakan adalah handmade, jadi secara keseluruhan tentu sangat puas,” ucapnya bangga. 

(sm/den/bas/ap/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia