Rabu, 18 Jul 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Ambil Kaos Kaki, Dua Mahasiswa UKSW Tewas

Senin, 09 Jul 2018 17:20 | editor : Agus Purwahyudi

Ambil Kaos Kaki, Dua Mahasiswa UKSW Tewas

RADARSEMARANG.ID, GETASAN - Dua mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana ( UKSW) Salatiga tewas tenggelam di air terjun Pragakan, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/7) petang. Kedua jenazah mahasiswa FTI UKSW itu ditemukan beberapa jam kemudian oleh  Tim SAR,bersama warga dan pihak kepolisian.

Kedua korban tewas yaitu Marcel Stevheni Sumarno, 19, warga Jalan Guntur II, RT 01 RW 08, Desa Kecapi, Kabupaten Cirebon dan Yulian Adiansyah, 19, warga Cirebon. Sedangkan korban selamat yang juga saksi dalam kejadian itu adalah Daniel Tanujaya, 19, warga Jalan dr Sutomo gang Jeruk, Pekiringan, Cirebon.

Keterangan yang dihimpun , bermula ketika  ketiga mahasiswa UKSW tersebut menuju grojogan Pragakan untuk refreshing, sekitar pukul 15.00. Saat berada di lokasi, sebenarnya mereka sudah diingatkan oleh warga sekitar agar tidak berada di grojogan karena memang sudah tidak dibuka untuk wisata.

Namun mereka tetap nekat, sehingga ada dua warga sekitar yang mendampinginya. Sampai di lokasi bertiga asyik bermain sembari berswafoto dengan latar bekalang air terjun. Mereka naik ke bongkahan batu besar untuk berfoto. Namun  karena batunya licin, Yulian melepas sepatu dan kaos kaki. Saat itu kaos kakinya tercebur dan kintir. Yulian pun masuk ke air untuk mengejar kaos kakinya. Diduga karena ada yang dalam, Yulian yang tidak bisa berenang itu tenggelam. Ia sempat minta tolong.

Mengetahui rekannya tenggelam, Marcel langsung  terjun untuk melakukan pertolongan. Namun nahas, keduanya malah sama-sama tenggelam. Daniel yang mengetahui kejadian itu langsung panik. Dengan dibantu dua warga  mereka berusaha melakukan pertolongan dengan menjulurkan batang kayu dengan harapan bisa dipegang oleh kedua korban. Namun usaha ini tidak berhasil. Tak lama kemudian kedua mahasiswa itu ditelan air.

Warga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Getasan. Tak lama kemudian sejumlah petugas kepolisian, Tim SAR dibantu warga melakukan pencarian di lokasi. Beberapa jam kemudian ( Sabtu malam) kedua jenazah korban akhirnya ditemukan di lokasi kejadian. Petugas kemudian membawa ke kamar jenazah RSUD Salatiga guna visum.

Kapolsek Getasan AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan, berdasarkan hasil visum dan keterangan saksi, kedua korban murni tewas tenggelam. “ Karena kecelakaan ( bukan unsur kriminal), setelah dilakukan visum, kedua jenasah langsung kita serahkan ke pihak universitas,” ujarnya.

Sementara itu, dari pihak UKSW membenarkan kejadian yang menimpa mahasiswanya tersebut.
Dua korban meninggal dunia adalah mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI). 

Pembantu Rektor III Dr. Andeka Rocky Tanaamah, M.Cs menyatakan turut berdukacita sedalam-dalamnya atas meninggalnya mahasiswa FTI.  "Pihak UKSW akan membantu semua kebutuhan  pengurusan jenazah sampai di rumah duka dan pemakaman," katanya.

(sm/sas/zal/ap/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia