Senin, 23 Jul 2018
radarsemarang
icon-featured
Otomotif

Ajukan Jadi Tuan Rumah MotoGP

Senin, 09 Jul 2018 12:00 | editor : Agus Purwahyudi

BERSAING KETAT: Delapan crosser mengambil start dalam ajang MXGP Seri ke-13 di Sirkuit Mijen, Semarang, kemarin. (bawah)  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama The Vice President of Youthstream, David Luongo, sebelum race MXGP dimulai.

BERSAING KETAT: Delapan crosser mengambil start dalam ajang MXGP Seri ke-13 di Sirkuit Mijen, Semarang, kemarin. (bawah)  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama The Vice President of Youthstream, David Luongo, sebelum race MXGP dimulai. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG- Penyelenggaraan MXGP Seri ke-13 di Kota Semarang yang dihelat pada 6-8 Juli 2018 sukses digelar. Penonton event balap internasional motocross yang kali pertama digelar di Kota Semarang itu membeludak. Terlihat lebih dari 70 ribu penonton memadati arena sirkuit motocross di Mijen, lebih banyak dari prediksi awal penyelenggara sekitar 50 ribu.

Apresiasi pun datang dari berbagai pihak, baik dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), ataupun juga dari federasi olahraga motor dunia, FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) atas komitmen Kota Semarang dalam penyelenggaraan kegiatan balap motor bertaraf internasional.

Tak ingin kehilangan momentum, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, langsung mengajukan Kota Semarang untuk dapat dipertimbangkan sebagai tuan rumah balapan motor aspal MotoGP yang juga berada di bawah naungan FIM. Hal tersebut tersirat dari sambuatan Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang dalam seremoni pembukaan MXGP, Minggu (8/7). 

"Perlu kami sampaikan bahwa di seberang sirkuit motocross ini, kami sedang membangun sirkuit track aspal yang siap untuk menggelar balapan internasional," katanya di hadapan perwakilan FIM, IMI, dan seluruh tim pabrikan.

Ketika ditanya lebih jauh, apakah balapan motor aspal internasional yang dimaksudnya adalah MotoGP, Hendi tampak belum ingin mengungkapkan secara spesifik. "Diskusi saya kepada Ketua IMI dan FIM adalah bahwa kita punya sirkuit aspal kelas internasional, sehingga kami berharap juga bisa ditunjuk sebagai tuan rumah event balap motor aspal internasional," tuturnya. "Saya ingin semuanya matang, kami ajukan dulu sirkuit aspal yang kami miliki ini memadai atau tidak kepada FIM, baru nanti kita bisa bicara lebih lanjut," tegas Hendi.

Bagi Kota Semarang sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah MotoGP bukanlah pekerjaan mudah. Namun optimisme muncul melihat dari berbagai daerah yang menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah MotoGP, seperti Sentul (Bogor), Jakabaring (Palembang), Mandalika (NTB), serta Lido (Sukabumi), barulah Sirkuit Sentul Bogor dan Sirkuit Mijen Semarang yang siap secara fisik.

Peluang sirkuit balap internasional di Mijen pun semakin besar mengingat bila dibandingkan dengan Sirkuit Sentul yang dikelola oleh swasta, Sirkuit Mijen yang dikelola oleh Pemerintah Daerah memudahkan Pemerintah Pusat untuk memberikan dukungan guna penyelenggaraan MotoGP di Indonesia. 

Faktor ini bisa menjadi penentu Kota Semarang menjadi tuan rumah MotoGP, lantaran Sirkuit Sentul yang dikelola oleh pihak swasta tidak bisa menerima bantuan dana langsung dari APBN.

Sementara dari dalam sirkuit kemarin, crosser Red Bull KTM Factory Racing Team, Jeffrey Herlings akhirnya sukses menempati podium pertama pada seri ke-13 MXGP of Asia Indonesia, Minggu (8/7). Herlings tampil dominan dengan menjadi yang tercepat pada dua race yang dilangsungkan. Pembalap asal Belanda itu meraih 50 poin. Podium kedua diraih oleh crosser Team HRC Tim Gajser (Slovakia) dengan total nilai 42 dari dua balapan yang dilakukan. Posisi ketiga diraih oleh crosser Monster Energy Kawasaki Racing Team Clement Desalle (Belgia) dengan total angka 40.

Pada kelas MX2, pembalap Redbull KTM Factory Racing Team Jorge Prado (Spanyol) berhak atas podium pertama dengan torehan nilai 47 dari dua balapan. Posisi kedua ditempati pembalap Red Bull KTM Factory Racing Team Pauls Jonass dengan akumulasi nilai 40 dari dua balapan. Disusul pembalap Team HRC Calvin Vlaanderen (Ceko) dengan total nilai 38 dari dua race. 

Atas hasil tersebut, Jeffrey Herlings memuncaki klasemen sementara MXGP World Championship dengan raihan 583 poin. Disusul juara bertahan crosser asal Italia, Antonio Ciroli di peringkat kedua dan Clement Desalle di peringkat ketiga.

''Balapan yang sangat seru di Semarang. Di balapan pertama tidak terlalu bagus di awal. Aku terus berusaha mengejar Toni (Antonio Cairoli) dan Gasjer. Di balapan kedua, kami mengubaha setelan motor dan berjalan bagus. Trek di sini sangat cepat dan bisa menjadi salah satu favoritku,'' kata Herlings. 

Tim Gasjer senang dengan hasil balapan seri Semarang kemarin. ''Aku berhasil memangkas selisih nilai dengan Herlings dan Antonio. Dua pekan lagi kami juga menghadapi balapan yang ketat. Hasil yang bagus untuk balapan berikutnya,'' tandas dia. 

(sm/zal/bas/aro/ap/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia