Jumat, 20 Jul 2018
radarsemarang
icon featured
Hukum & Kriminal

Ajak Masyarakat Perang Lawan Hoax

Senin, 19 Mar 2018 14:16 | editor : Pratono

LAWAN HOAX : Anggota TNI ikut menandatangani deklarasi anti-hoax di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Minggu (18/3/2018).

LAWAN HOAX : Anggota TNI ikut menandatangani deklarasi anti-hoax di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Minggu (18/3/2018). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.ID – Polres Magelang Kota menggelar Deklarasi Anti Hoax dalam acara car free day (CFD) di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Minggu (18/3/2018). Pada tahun politik ini, perlu ada antisipasi dan mencegah beredarnya kabar-kabar bohong yang bisa mengganggu stabilitas nasional.

Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Dharmawan mengatakan, Kota Magelang masih rawan akan penyebaran berita bohong. Terlebih tahun ini merupakan tahun politik di mana banyak oknum perseorangan ataupun kelompok yang membawa kepentingan politik tertentu menggunakan hoax untuk menyebar kegaduhan di tengah masyarakat.

"Mereka sengaja menyebar hoax ini untuk membuat kegaduhan, menjelek-jelekkan salah satu pihak, atau membuat isu yang tidak benar. Oleh karena itu kita jangan mudah percaya dan terprovokasi," ujarnya dalam deklarasi yang ditandai dengan pembubuhan tandatangan dari sekitar 500 warga.

Kristanto berjanji akan secara tegas menindak pelaku penyebaran berita bohong di Kota Magelang. Ia juga mengerahkan petugas kepolisian dalam penanggulangan hoax melalui satuan tugas khusus antihoax.

Masyarakat yang menemukan oknum penyebaran hoax, baik di media sosial atau di media lainnya, diharapkan bisa melapor ke polisi. Masyarakat diminta tidak mudah percaya begitu saja terhadap berita atau isu yang tersebar di media sosial yang diragukan kebenarannya.

“Tahun ini merupakan tahun politik, sehingga hoax berpotensi terjadi, untuk itu perlu pemahaman bersama dalam menyikapi hoax ini. Jika ada yang menyebarkan hoax, masyarakat dapat melaporkannya kepada kami. Kami, sebagai polisi akan tegas menindak pelaku penyebaran hoax. Kita kejar, tangkap dan adili," tegas Kristanto.

(sm/cr3/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia