Rabu, 18 Jul 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

Pendidikan Budi Pekerti Bentuk Karakter Siswa

Selasa, 06 Mar 2018 07:32 | editor : Ida Nor Layla

Kabid Pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Bambang Supriyono MPd bersama Kepala SMAN 2 Demak, Siti Asiyah, MM, MPd, dalam acara MKKS, kemarin.

BENTUK KARAKTER: Kabid Pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Bambang Supriyono MPd bersama Kepala SMAN 2 Demak, Siti Asiyah, MM, MPd, dalam acara MKKS, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK - Pendidikan budi pekerti sangat dibutuhkan bagi pembentukan karakter siswa, termasuk ditingkat SLTA. Sebab, dengan bekal budi pekerti ini, siswa dapat membentengi prilakunya dari pengaruh yang tidak baik.

Demikian disampaikan Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan, Provinsi Jateng, Bambang Supriyono MPd disela silaturahmi dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri se-Demak di SMAN 2 Demak, kemarin.

Menurutnya, didalam lembaga pendidikan telah diterapkan sistem aturan atau tata tertib yang menjadi pedoman siswa dalam proses belajar dilingkungan sekolah. Meski demikian, masih ada siswa yang terkadang melanggar tata tertib tersebut.

“Karena itu, kami minta bapak ibu guru supaya betul betul menanamkan pendidikan budi pekerti ini dan bisa memberikan contoh yang baik. Dengan begitu, para pelajar disekolah yang dipimpinnya dapat mengikuti aturan atau norma yang berlaku. Dalam pertemuan ini, kita saling mengingatkan agar lembaga pendidikan yang ada dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, utamanya dibidang pendidikan,” katanya.  

Dia menambahkan, pendidikan disekolah yang diikuti siswa lebih singkat dibandingkan dengan mereka berkumpul dengan keluarga. Artinya, selain sekolah, para orang tua juga harus bersama sama mendidik anaknya dengan baik dilingkungan keluarganya.

Sementara itu, sebelum ke SMAN 2 Demak, Kabid Pembinaan Bambang Supriyono kemarin sempat mengunjungi SMAN 1 Sayung yang kondisinya terendam banjir dan kena rob. Ia berharap, banjir segera hilang. Kepala SMAN 2 Demak, Dra Siti Asiyah, MM, MPd,  mengatakan, pendidikan budi pekerti disekolahnya diwujudkan dalam bentuk kegiatan pembacaab surat Yaasin, membaca tahlil, bakti sosial, santunan anak yatim dan kegiatan keagamaan lainnya. “Itu semua dijalankan oleg bagian rois kesiswaan,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menanamkan karakter yang baik bagi siswa, juga dilakukan kerja bakti bersama antara siswa dan guru. “Anak anak kita latih dalam kegiatan Jumat amal. Ini supaya mereka mampu membentengi diri dari tantangan globalisasi dengan segala pernak perniknya,” katanya.

(sm/bud/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia