Senin, 23 Jul 2018
radarsemarang
icon featured
Otomotif

Sulap Land Cruiser Jadi Pikap, Dipakai Kontes dan Harian

Senin, 26 Feb 2018 15:53 | editor : Ida Nor Layla

Alman dan Toyota Land Cruiser modif pikap miliknya. Modifikasi dilakukan di hampir semua bagian mobil.

TAMPIL BEDA : Alman dan Toyota Land Cruiser modif pikap miliknya. Modifikasi dilakukan di hampir semua bagian mobil. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Bosan dengan tampilan mobil 4x4 miliknya, penggila otomotif bernama Alman mencoba mengubah mobil legendaris keluaran Toyota yakni Land Cruiser standar miliknya menjadi model pikap. Ya, ia pun harus merelakan mobil miliknya dimutilasi oleh owner Jack Blarr, Djoko demi mewujudkan ambisinya tersebut.

Ditemui Jawa Pos Radar Semarang, pria penggila modifikasi ekstrim tersebut mengaku jika mobil keluaran tahun 1980 an miliknya mendapatkan sentuhan di semua lini. Peruntukannya adalah mobil kontes serta mobil harian. “Modifikasi yang saya usung tetap mengutamakan kenyamanan dan tidak mengesampingkan keindahan, agar bisa dipakai kontes dan harian,” katanya.

Untuk modifikasi jipnya tersebut, Alman harus merogoh kocek cukup dalam, dengan lama pengerjaan sekitar 3 bulan. Setelah melihat hasilnya ia mengaku puas dan sangat terkesan oleh bengkel Jack Blarr yang mengedepankan detail pengerjaan. “Secara keseluruhan sangat puas, detialnya sangat diperhatikan,” jelasnya.

Mesin di upgrade menjadi 12 HT Turbo Tipe 5.000 cc manual.

BERTENAGA : Mesin di upgrade menjadi 12 HT Turbo Tipe 5.000 cc manual. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sementara itu Djoko mengaku jika modifikasi yang ia lakukan hampir mengubah 90 persen bodi mobil, mesin, hingga interior. Dari segi mesin misalnya, mesin standar bawaan Land Cruiser dengan tenaga 4.000 cc, di upgrade dengan mesin berkapasitas lebih besar yakni tipe mesin 12 HT Turbo Tipe 5.000 cc manual.

“Untuk tenaga mobil ini tidak bisa diremehkan, karena sudah menggunakan Turbo dan kapasitas mesinnya lebih besar, mesin 12 HT automatic diubah menjadi manual agar lebih responsif.  Jadi jika buat offroad sangat mumpuni dan enak dijalan aspal,” ucapnya.

Dari segi eksterior, bodi bagian belakang, atap dan spatbor depan sampai belakang tak lepas dari alat potong. Alhasil hanya menyisakan pintu dan kap mesin yang khas dengan identitas Land Cruiser. Kemudian ia meng custom sendiri bagian-bagian yang telah dipotong-potong tadi dengan menggunakan material plat dengan ketebalan hampir 2 milimeter agar lebih luas.

“Di dalam hanya menyisakan dua jok. Jok supir dan penumpang. Sementara jok belakang di kepras dan harus buat bodi baru. Untuk cat menggunakan warna merah marun agar kesan garangnya keluar,” tuturnya.

Agar tidak timpang, rangka mobil pun diperpanjang karena diproyeksikan menggendong bak pikap yang digunakan untuk memuat ban cadangan. Dari rangka standar, mobil ini lebih panjang 85 centimeter. “Bagian bak pun di custom dengan menggunakan plat 1,2 milimeter, kemudian bagian vender pun tak lepas dari custom agar tidak terbentur ketika dipasang ban berukuran besar,” jelasnya.

Interior pun mengalami banyak ubahan. Misalnya dari segi audio yang sudah menggunakan seperangkat audio kelas wahid dengan suara yang menggelegar. Saat ini mobil masih menggunakan jok dan kemudi orisinal, namun dalam waktu dekat akan menggunakan  piranti jok racing. Bagian kaki-kaki Djoko menyematkan velg berukuran 12 inchi dengan ban 33 inchi XMT. “Untuk mempermanis, fog lamp dipindah ke bagian bumper depan, selain itu juga dipasang winch atau kerekan ala mobil offroad,” paparnya.

Djoko mengaku secara kesuluruhan tidak mengalami kesulitan dalam pengerjaan modifikasi Land Cruiser. Namun karena chasis diubah dan diperpanjang, tentunya harus kembali men setting jarak sumbu roda di keempat ban depan maupun belakang. “Agak susahnya disitu, harus dihitung ulang agar tetap nyaman dikendarai,” pungkasnya.

(sm/mim/den/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia