Senin, 23 Jul 2018
radarsemarang
icon featured
Destinasi

Keliling Waduk Wadaslintang dengan Banana Boat

Senin, 05 Feb 2018 07:00 | editor : Pratono

WAHANA BARU : Pengunjung menikmati wahana banana boat untuk mengelilingi Waduk Wadaslintang.

WAHANA BARU : Pengunjung menikmati wahana banana boat untuk mengelilingi Waduk Wadaslintang. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID – Kelompok Desa Wisata Pesona Kumejing siap melayani wisata uji adrenalin. Mengandalkan pesona waduk Wadaslintang, Desa di ujung selatan Wonosobo itu, menyediakan fasilitas baru berupa banana boat dan kafe apung. Wisatawan ditantang mengelilingi waduk dengan boat, selain itu juga menikmati ikan pepes di atas kafe apung.

Kepala Desa Kumejing Endar Aditria Kurniawan mengatakan, pengembangan pelayanan ini untuk memikat para wisatawan agar menginap di desanya. Melalui anggaran Dana Desa, pihaknya membangun beberapa fasilitas baru seperti arena parkir, saung di tepi waduk serta kafe apung. “Arah dari pengembangan fasilitas ini untuk memanggil wisatawan datang ke desa kami,” katanya dalam peresmian, Sabtu (3/2/2018).

Sedikitnya 9 banana boat yang bisa digunakan wisatawan mengeliling waduk. Karakter waduk Wadaslintang dengan kondisi air yang tenang, memungkinkan keamanan tetap terjaga. Kafe Apung juga menyediakan berbagai fasilitas. Di antaranya makanan khas ikan pepes yang ditangkap dari pemancing dari Waduk Wadaslintang, kemudian juga bisa menikmati kopi khas Wonosobo. Untuk menjangkau kafe apung, wisatawan harus naik perahu tempel alias gethek. “Sensasi ini bisa dirasakan wisatawan, menikmati makan siang di atas waduk,” katanya.

Bagi yang phobia berada di atas air, pihaknya juga telah mendirikan beberapa saung bambu di tepi Waduk. Sehingga wisatawan tetap bisa menikmati makan siang di tepi waduk dengan sajian khas ikan pepes. “Lokasinya di tepi dermaga, sehingga pemandangan waduk tetap tampak cantik,” katanya.

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo Bambang Tri menuturkan, penambahan fasilitas Desa Kumejing ini akan mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Wonosobo. Ke depan berbagai event di desa ini akan masuk dalam kelender wisata Kabupaten Wonosobo.

Bambang Tri berharap, penambahan fasilitas ini dibarengi dengan peningkatan kemampuan dan manajerial desa wisata dalam melibatkan warga Kumejing. “Paket penginapan di rumah warga kami dorong dengan berbagai pelatihan dan pengenalan cara melayani tamu,” jelasnya.

(sm/ale/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia