Minggu, 22 Jul 2018
radarsemarang
icon featured
Metro Pekalongan

Jalur Truk Proyek Tol Mulai Diperbaiki

Rabu, 10 Jan 2018 10:30 | editor : Pratono

PERBAIKAN : Jalan Desa Masin mulai diperbaiki petugas sejak 3 hari belakangan ini. Tampak proses pemanasan aspal untuk perbaikan jalan setempat.

PERBAIKAN : Jalan Desa Masin mulai diperbaiki petugas sejak 3 hari belakangan ini. Tampak proses pemanasan aspal untuk perbaikan jalan setempat. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID– PT Waskita mulai rutin memperbaiki jalan rusak akibat dilewati truk proyek tersebut. Hal itu bagian dari menindaklanjuti kesepakatan dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang.

Humas PT Waskita, Huda, menjelaskan bahwa pebaikan jalan rusak akibat truk proyek tol terus dilakukan sejak proyek tol berjalan. Namun karena wilayah yang dilewati truk pengangkut material tol cukup banyak jumlahnya, maka perbaikan dilakukan secara bertahap.

“Sejak awal, Waskita berkomitmen melakukan perbaikan jalan rusak akibat proyek ini. Namun, kami lakukan bertahap sesuai kebutuhan dulu,” jelasnya, Selasa (8/1/2018).

Dijelaskan Huda, wilayah yang menjadi tanggung jawab PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) meliputi dari arah selatan ke utara mulai Desa Pandansari (Gunung Tugel) sampai pertigaan traffic light Desa Gapuro. Kemudian dari perempatan Pasar Warungasem hingga Desa Sijono, kemudian ke arah Sawahjoho, Candiareng hingga jalan Pasekaran Batang.

Perbaikan sementara, kata Huda, ada dua metode yang dilakukan. Untuk jalan yang sudah memiliki jalur air atau selokan, hanya diperbaiki titik yang berlubang dengan aspal, agar cepat selesai. Sedangkan, jalan yang tidak memiliki jalur air atau selokan, yang notabene mudah rusak, akan dilakukan cor beton. Hal tersebut sudah dilakukan di beberapa titik, seperti Jalan Desa Sijono, sekitar Pasar Warungasem dan terakhir di Pandansari.

“Ke depan jika proyek ini sudah selesai, sesuai MoU dengan Kementrian PUPR, semua jalan yang rusak akibat tol akan diperbaiki sampai mulus kembali,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Batang, Ketut Mariadji menjelaskan bahwa pihaknya sudah lama menekan PT Waskita Karya selaku penanggung jawab proyek untuk segera memperbaiki jalan yang rusak akibat tol.

“Sejak awal proyek ini dikerjakan, kami mewanti-wanti mereka untuk memperbaiki jalan rusak. Namun tidak dikerjakan, walaupun sekarang sudah mulai diperbaiki,” ucapnya.

Bahkan beberapa kali digelar pertemuan dengan berbagai pihak sejak tahun kemarin, belum ada tindakan dari PT Waskita. Efeknya, kata Ketut, dinasnya yang menjadi sasaran cemooh masyarakat, karena dianggap tidak becus mengurus jalan. “Pemkab Batang sudah tidak sabar, maka dalam tahun ini dianggarkan Rp 7 Miliar untuk perbaikan jalan,” jelasnya.

(sm/naf/ton/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia